Megawati Ngaku Kaget ada Forum Dewan Kolonel yang Dukung Puan Maharani jadi Capres 2022

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku terkejut mengetahui terbentuknya forum Dewan Kolonel


zoom-inlihat foto
Ketua-Umum-DPP-PDI-Perjuangan-Megawati-Soekarnoputri-2642018.jpg
Tribunnews/Jeprima
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat menerima kunjungan Pimpinan Ikhwanul Muballighin Mudjib Khudori di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Megawati Soekarnoputri mengaku kaget soal adanya Dewan Kolonel.

Di mana forum Dewan Kolonel tersebut mendukung Ketua DPP PDIP Puan Maharani sebagai calon presiden (capres).

Seperti yang diketahui, Dewan Kolonel tersebut terdiri dari sejumlah anggota DPR Fraksi PDI-P pendukung anak Megawati, dikutip dari Kompas.

Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto menyampaikan Megawati kaget dan menjelaskan pada Ketum PDI tersebut.

"Tadi pagi pun, ibu Mega ketika melihat di running text pada saat saya laporan ke beliau. Beliau juga kaget, dan kemudian ya akhirnya mendapat penjelasan bahwa tidak ada Dewan Kolonel," jelas Hasto, di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Hasto juga menyatakan dirinya telah berbincang dengan Ketua Fraksi PDI-P DPR Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.

Ia lalu menyampaikan jika Dewan Kolonel ini hanya bersifat candaan politik saja.

Baca: Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, Demokrat Singgung Harun Masiku, Sekjen PDI-P : Tak Ada Hubungannya

Baca: Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, Demokrat Singgung Harun Masiku, Sekjen PDI-P : Tak Ada Hubungannya

"(Dewan Kolonel) itu guyonan dalam politik. Mana ada di dalam partai, struktur seperti militer," kata Hasto.

"Sehingga tidak dikenal adanya Dewan-Dewan Kolonel," imbuh dia.

Hasto juga menjelaskan soal struktur yang ada di tubuh PDIP.

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat pertemuan bersama Presiden Joko Widodo dengan para pimpinan partai politik koalisi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/08/2021).
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat pertemuan bersama Presiden Joko Widodo dengan para pimpinan partai politik koalisi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/08/2021). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Strukturnya sebagai berikut, yakni dimulai dari paling atas Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga anak ranting.

Tugas Fraksi PDI-P di DPR, lanjut Hasto, yakni menjalankan tugas-tugas partai dalam fungsi legislasi.

Namun, Fraksi PDI-P DPR pun ditugaskan memperjuangkan fungsi anggaran sampai pengawasan.

"Agar platform partai dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya," terang dia.

Dewan Kolonel Bertugas Siapkan Puan Maharani Untuk Maju Capres 2024

Dewan Kolonel bertugas untuk menyiapkan Puan Maharani sebagai Calon Presiden ( Capres) 2024.

Terbentuknya Dewan Kolonel membuat Ketua DPR RI saat ini mempunyai dua tim.

Baca: Respons Gerindra Soal Megawati Minta Nomor Urut Parpol Tak Diganti : Mungkin Konsultasi Dukun

Dikabarkan sebelumnya putri Megawati Soekarnoputri ini digadang-gadang memiliki tim advance.

Tim advance ini bertugas mempersiapkan safari politik Puan Maharani ke partai politik.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu (10/8/2022) oleh Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

"Sebelum pertemuan biasanya ada tim advance, nanti tim advance-nya ini yang berkomunikasi awal, terutama untuk mencocokkan waktu, waktunya bisanya kapan," jelas Bambang Pacul, dikutip dari Kompas.

Salah satu anggota Fraksi PDIP DPR, Johan Budi, mengklaim ia dalahah orang yang mengusulkan dibentuknya Dewan Kolonel saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa.

Puan Maharani saat pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR periode 2019 - 2024 pada sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2019).
Puan Maharani saat pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR periode 2019 - 2024 pada sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2019). (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

Johan Budi menegaskan bahwa Dewan Kolonel tetap menghormati keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal pengusungan Capres dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk 2024.

"Jadi gini, gini, gini. Di Fraksi PDIP itu, waktu itu saya lupa 2-3 bulan yang lalulah. Gimana nih kita yang mendukung Mbak Puan, gimana kalau kita bikin tim," kata Johan Budi.

Sejumlah anggota fraksi juga mendukung langkah tersebut.

Satu di antaranya adalah Komisi III DPR Trimedya Panjaitan dari Fraksi PDIP.

Trimedya mengaku dirinya diutus menjadi Koordinator Dewan Kolonel untuk Puan Maharani.

Hal tersebut disampaikan oleh Trimedya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

"Gue jadi koordinator. Jadilah pada saat itu. Kemudian, pas Pak Utut ke luar kota sama Mbak (Puan), disampaikan sama Pak Utut, mbak senang. Sudah gitu aja, tidak ada program yang rigid," terang Trimedya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Ka)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved