Polri : Tersangka Kasus "Hacker" Bjorka Kemungkinan Akan Bertambah

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) masih mendalami kasus peretasan oleh hacker Bjorka.


zoom-inlihat foto
KOMPAScom-GalKOMPAScom-Galuh-Putri-Riyanto.jpg
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto
Ilustrasi anggota Breached Forums dengan username Bjorka yang menjual data kependudukan 105 juta warga Indonesia. Data kependudukan ini diklaim berasal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) masih mendalami kasus peretasan oleh hacker Bjorka.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, tersangka terkait Bjorka masih bisa bertambah.

"Ya tentunya (ada kemungkinan selain tersangka di Madiun), kan masih berproses," kata Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (20/9/2022), dikutip dari Kompas.com.

Terkait kasus hacker Bjorka sudah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Dedi menjelaskan, saat ini tim khusus (timsus) yang dibentuk pemerintah untuk mengusut Bjorka masih bekerja.

"Timsus sedang berkerja dan mungkin juga kalau sudah ada hasil kerja timsus nanti dan disampaikan ke saya, datanya akan saya sampaikan," ungkap Dedi.

tangkapan layar akun Twitter Bjorka, @bjorkanism ditangguhkan oleh Twitter pada Minggu, 11 September 2022.
tangkapan layar akun Twitter Bjorka, @bjorkanism ditangguhkan oleh Twitter pada Minggu, 11 September 2022. (Twitter)

Satu tersangka adalah Muhammad Agung Hidayatullah atau MAH (21), warga asal Madiun, Jawa Timur.

MAH ditangkap 14 September 2022, tetapi langsung dibebaskan setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 16 September 2022.

Baca: Pria Penjual Es di Madiun Ngaku Salah Sudah Jual Akun Telegram ke Hacker Bjorka

MAH tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor karena bersikap kooperatif.

"Yang bersangkutan (MAH) tersangka dan tidak ditahan, dikenakan wajib lapor," kata Dedi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (16/9/2022).

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved