Joe Biden Tegaskan Militer AS Akan Bantu Taiwan jika Tiongkok Menyerbu

Joe Biden berujar pasukan AS bakal membantu Taiwan jika negara pula itu diserang Tiongkok.


zoom-inlihat foto
Joe-Biden-Covid-19.jpg
Twitter/POTUS
Presiden Amerika Serikat Joe Biden di Gedung Putih, (21/7/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan pasukan AS akan membantu Taiwan apabila negara itu diinvasi oleh Taiwan.

Hal itu disampaikan Biden saat dia diwawancarai dalam acara CBS 60 Minutes, (18/9/2022).

"Ya, apabila dalam kenyataannya muncul serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Biden saat ditanya apakah AS bakal membantu Taiwan, dikutip dari Reuters.

Untuk memastikan hal itu, dia kemudian ditanya lagi apakah pasukan AS benar-benar akan membantu Taiwan jika Taiwan itu diserang. "Ya," kata Biden dengan tegas.

Sebelumnya, Biden sudah pernah mengatakan bahwa AS akan mengirimkan pasukan jika Tiongkok menyerbu Taiwan.

Pernyataan Biden ini berbeda dengan kebijakan AS tentang Taiwan yang selama ini terkesan ambigu. Pemerintah AS tidak bersedia buka suara mengenai respons yang bakal diambil jika Taiwan diserbu.

Baca: Tiongkok Marah karena AS Akan Jual Senjata Senilai Rp16,3 T kepada Taiwan

Meski Biden telah berkata seperti itu, juru bicara Gedung Putih mengatakan kebijakan AS mengenai Taiwan tidak akan berubah.

"Presiden [Biden] telah berkata seperti ini sebelumnya, termasuk saat di Tokyo pada awal tahun ini. Saat itu dia juga menjelaskan bahwa kebijakan kami tentang Taiwan belum berubah. Itu terus berlanjut," kata juru bicara itu.

Baca: Taiwan Menembak Jatuh Drone yang Datang dari Tiongkok

Pernyataan Biden tampaknya telah mengusik Tiongkok. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning kemudian buka suara. Kata Mao, ucapan Biden itu telah mengirimkan "sinyal yang salah" kepada pasukan pemberontak yang menginginkan kemerdekaan Taiwan.

Mao berujar Tiongkok sungguh kecewa dan mencela pernyataan Biden itu. Bahkan, Tiongkok telah mengajukan keluhan resmi sehubungan dengan hal itu. Mao juga memperingatkan bahwa negaranya bakal melakukan semua langkah yang diperlukan untuk melawan separatisme.

Di sisi lain, Taiwan memuji pernyataan Biden. Kementerian Luar Negeri Taiwan telah mengungkapkan terima kasihnya kepada Biden karena dia kembali menegaskan komitmennya terhadap persoalan Taiwan.

Baca: 2 Kapal Perang AS Singgah di Selat Taiwan, Pertama sejak Kunjungan Pelosi

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengikuti rapat melalui video.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengikuti rapat melalui video. (Twitter/POTUS)

Dalam pernyataannya, kementerian itu mengatakan Taiwan akan terus menguatkan kemampuan pertahanan negara serta meningkatkan hubungan keamanan antara Taiwan dan AS.

Pada bulan Mei lalu, ketika ditanya mengenai apakah AS bakal mengirimkan pasukan untuk membantu, Biden berkata, "Ya .. itulah komitmen yang kami buat."

Namun, Biden juga menegaskan bahwa AS tetap memberlakukan kebijakan "satu Tiongkok". Oleh karena itu, hingga kini AS hanya mengakui pemerintahan Beijing. Selain itu, dia berujar AS tidak mendukung kemerdekaan Taiwan.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Taiwan di sini

 

 

 

 







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved