TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan diundang menghadiri pemakaman Ratu Inggris Elizabeth II.
Hal diungkapkan oleh seorang pejabat senior Inggris, (13/9/2022). Menurutnya, ada tiga kepala negara/pejabat yang tidak diundang, yakni kepala negara Rusia, Belarusia, dan Myanmar.
Dia mengatakan Rusia tidak diundang karena nekat menyerbu Ukraina. Adapun Belarusia tidak masuk undangan lantaran mendukung invasi Rusia. Sementara itu, Myanmar tidak diundang karena perlakuannya terhadap etnis Rohingya.
Dikutip dari CNN International, istana Inggris mengirimkan undangan berdasarkan saran dari pemerintah. Pemerintah telah mempertimbangkan dampak politik yang bisa muncul akibat mengundang sejumlah pemimpin negara.
Hingga kini istana juga belum mengungkapkan daftar undangan. Namun, biasanya negara yang memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Inggris bakal diundang menghadiri pemakaman kenegaraan.
Baca: Elizabeth II Mangkat, Kelompok Republik Suarakan Penghapusan Monarki Inggris
Negara-negara yang diundang akan diwakili oleh pemimpin mereka, misalnya kepala negara atau pemerintahan atau duta besar mereka untuk Inggris.
Baca: Terungkap, Raja Charles III Larang Meghan Markle Temui Ratu Elizabeth II Pada Saat Kritis
Sumber lain mengungkapkan ada 500 pejabat tinggi dari luar negeri yang diperkirakan hadir dalam upacara pemakaman.
Inggris menjadi salah satu negara yang paling mengecam invasi Rusia. Selain itu, Inggris juga menjadi satu di antara yang paling banyak mengirimkan senjata ke Ukraina.
Adapun dalam kasus Myanmar, Inggris telah menjatuhkan sanksi kepada pejabat militer dan pebisnis Myanmar. Inggris menuding pemerintah Myanmar berusaha menggenosida etnis Rohingya.
Di sisi lain, pada awal bulan ini pemerintahan junta militer Myanmar menjebloskan mantan Duta Besar Inggris ke dalam penjara karena didakwa melanggar undang-undang imigrasi.
Baca: Ratusan Ribu Orang Antre di Westminster untuk Melayat Ratu Elizabeth II
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Elizabeth II di sini