Ketua KPK Firli Bahuri Ungkap Anies Baswedan Banyak Tahu Peristiwa Dugaan Korupsi Formula E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjalani pemeriksaan di gedung KPK terkait penyelidikan penyelenggaraan Formula E Jakarta.


zoom-inlihat foto
gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-1a.jpg
Tribunnews/Jeprima
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan tiga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kekinian yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019) JPO Gelora Bung Karno (GBK), JPO Bundaran Senayan, dan JPO Polda Metro Jaya kini sudah dapat digunakan para pejalan kaki untuk menyebrang dengan desain yang kekinian.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengetahui banyak hal terkait peristiwa dugaan korupsi Formula E.

Dikutip dari Tribunnews.com, Anies Basedan telah menjalani pemeriksaan pada Rabu (7/9/2022) soal penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan ajang balap mobil listrik di DKI Jakarta tersebut.

"Mungkin yang diperiksa banyak pengetahuannya tentang suatu peristiwa, sebagaimana yang saya sampaikan, dia tahu, dia mengalami, mendengar, dia melihat sendiri. Itu sudah empat unsurnya," terang Firli, Jumat (9/9/2022).

Gubernur DKI Jakarta itu diperiksa selama 11 jam lamanya.

Firli Bahuri menjelaskan lamanya Anies diperiksa lantarana mengetahui banyak hal terkait penyelenggaraan Formula E.

"Jadi panjang, pertanyaannya banyak. Karena untuk kepentingan pengumpulan keterangan dan bukti. Itu kepentingannya," ujar Firli.

Baca: Anies Baswedan Tegaskan Formula E Jakarta Tak Akan Gunakan Pawang Hujan: Kita Kerja Sama dengan BMKG

Firli kemudian menyanggah opini publik yang menyebut pemanggilan Anies Baswedan karena kepentingan politis.

Ketua KPK tersebut menegaskan pemanggilan Anies Baswedan berlandaskan keperluan hukum.

"Jadi tidak kepentingan lain, kecuali dalam rangka penegakan hukum, dan ingat, lembaga KPK semua peristiwa di sini adalah peristiwa hukum. Termasuk yang kita lakukan sekarang," imbuh Firli.

"Jadi tidak ada peristiwa di KPK di luar proses hukum. Kalaupun ada pendapat lain atau mengkritisi KPK, silakan saja. Karena ada saluran hukumnya," sambungnya.

Baca: KPK Hentikan Laporan Dugaan Korupsi, Gibran : Kalau Belum Puas Lapor Lagi Bawa Data

Setelah menjalani pemeriksaan selama 11 jam lamanya, Anies Baswedan tidak menyinggung terkait Formula E.

Anies menyebut kehadiran serta keterangannya hanya untuk membantu KPK.

"Itu tadi kami diminta untuk memberikan bantuan keterangan dan sudah disampaikan. InsyaAllah dengan keterangan yang tadi kami sampaikan akan bisa membuat menjadi terang, sehingga isu yang sedang didalami akan bisa menjadi terang benderang dan memudahkan dalam KPK menjalankan tugas," beber Anies yang tampil mengenakan kemeja putih, Rabu (7/9/2022) malam di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Sayangnya saat disinggung mengenai dugaan korupsi ajang balap mobil listrik Formula E, Anies Baswedan memilih bungkam.

"Itu saja dari saya, terima kasih. Sudah cukup terima kasih," tegas Anies.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved