TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan tentara Israel menembak mati seorang warga Palestina dalam insiden baku tembak di Tepi Barat, (7/9/2022).
Baku tembak itu terjadi setelah tentara Israel melakukan penangkapan di Kamp Pengungsian Faraa yang berada di dekat Kota Tubas.
Menurut tentara Israel, tentara mereka diserang dengan senjata api saat mereka menangkap seseorang.
Dalam beberapa bulan terakhir, Israel memang sering melakukan penangkapan. Militer Israel mengatakan penangkapan itu dilakukan untuk menindak para militan Palestina.
Kementerian Kesehatan Palestina menyebut korban tewas adalah seorang pria bernama Younis Ghassan Tayeh (21). Ia tewas setelah peluru tentara Israel menembus dadanya.
Kendati demikian, tidak jelas apakah dia ikut serta dalam bentrokan dengan tentara Israel.
Baca: Pasukan Israel Dituding Bunuh Pemuda Palestina saat Bentrokan
Dikutip dari Associated Press, aksi penangkapan terhadap warga Palestina di Tepi Barat dipicu oleh konflik pada awal tahun ini antara warga Palestina dan Israel yang menewaskan 19 orang.
Sejak saat itu puluhan warga Palestina telah tewas. Di antara mereka, banyak yang terlibat dalam bentrokan dan menjadi militan.
Sejumlah warga sipil juga menjadi korban, salah satunya jurnalis Al Jazeera bernama Shireen Abu Akleh. Dia tewas ditembak pada bulan Mei lalu saat meliput bentrokan.
Menurut Israel, penangkapan-penangkapan itu bertujuan untuk membongkar jaringan militan di Tepi Barat.
Baca: Reaksi Dunia atas Serangan Terbaru Israel yang Tewaskan 10 Warga Palestina
Namun, warga Palestina mengatakan tujuan penangkapan itu ialah mempertahankan pendudukan militer Israel atas Tepi Barat yang ingin merdeka.
Israel merebut Tepi Barat, Yerusalem timur, dan Jalur Gaza dalam perang tahun 1967.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Israel di sini