Harga Tiket Pesawat Mahal, Jokowi Tegur Budi Karya dan Erick Thohir : Segera Selesaikan!

Jokowi meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir agar segera mengatasi persoalan harga tiket pes


zoom-inlihat foto
Presiden-RI-Joko-Widodo-Jokowi-Selasa-352022-Setkabgoid.jpg
Setkab.go.id
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima laoran terkait mahalnya harga tiket pesawat.

Dirinya merespons laporan itu dengan memerintahkan anak buahnya agar menurunkan harga tiket pesawat.

Jokowi meminta Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir agar segera mengatasi persoalan harga tiket pesawat.

"Di lapangan yang saya dengar juga ada keluhan 'Pak, harga tiket pesawat tinggi'. Ini sudah langsung saya reaksi, Pak Menteri Perhubungan saya perintah segera ini diselesaikan," katanya dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2022, Kamis (18/8/2022), dikutip dari Kompas.com.

Jokowi juga meminta Erick bersama Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra untuk turut bertindak, dengan menambah jumlah pesawat, agar jumlah frekuensi penerbangan ikut bertambah.

Pasalnya, salah satu penyebab harga tiket pesawat mahal disebut-sebut imbas dari jumlah penerbangan masih lebih rendah ketimbang tingginya jumlah penumpang.

"Garuda, Menteri BUMN juga saya sampaikan segera tambah pesawatnya agar harga bisa kembali kepada keadaan normal," imbuhnya.

Namun, Jokowi menyadari menurunkan harga tiket pesawat bukanlah pekerjaan yang mudah.

Karena, harga bahan bakar pesawat avtur, sedang melonjak di pasar internasional.

"Meskipun (menurunkan harga tiket pesawat) itu memang tidak mudah karena harga avtur internasional juga tinggi," ucap Jokowi.

ilustrasi kabin pesawat
ilustrasi kabin pesawat (Pixabay)

Sebelumnya, menyusul kenaikan harga avtur dunia, Kementerian Perhubungan pada April 2022 mengizinkan maskapai melakukan penyesuaian biaya.

Ketentuan ini tertuang pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 68 Tahun 2022 tentang Biaya Tambahan (Fuel Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri yang berlaku sejak 18 April 2022.

Baca: Emirsyah Satar Resmi Jadi Tersangka Kasus Pengadaan Pesawat di Maskapai Garuda Indonesia

Terkait jumlah penerbangan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah berupaya menambahnya agar harga tiket pesawat menjadi lebih murah.

Menurutnya, jumlah penumpang pesawat yang tinggi tidak dibarengi dengan jumlah penerbangan yang cukup. 

"Kemenparekraf bersama Kemenhub tengah berupaya untuk melakukan komunikasi dengan maskapai penerbangan agar dapat meningkatkan jumlah frekuensi penerbangan sehingga diharapkan harga tiket pesawat lebih terjangkau,” ujar Sandiaga saat Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (6/6/2022).

“Juga dilakukan penjajakan peluang dibukanya jalur dan rute baru serta paket-paket promosi dalam upaya meningkatkan jumlah penumpang,” tambahnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved