TRIBUNNEWSWIKI.COM - Girls Generation secara resmi merayakan hari jadinya yang ke-15 dengan merilis album ketujuh mereka yang bertajuk, Forever1, pada 8 Agustus lalu.
Namun, video musiknya tersebut membuat penonton terheran-heran.
Setelah absen selama lima tahun, Girls Generation secara resmi kembali dengan album single dan video musik resmi untuk lagu yang menampilkan delapan anggota grup: Taeyeon, Tiffany, Sunny, Hyoyeon, Sooyoung, Yuri, Yoona, dan Seohyun.
Kenzie, kolaborator lama grup dan artis SM Entertainment lainnya, juga berperan sebagai penulis dan produser lagu tersebut.
Sontak saja lagu itu langsung menjadi hit.
Namun, sutradara video musik itu terjebak dalam kasus plagiarisme karena dilaporkan menjiplak desain DisneySea Tokyo.
Baca: 5 Idola K-Pop Wanita Paling Kaya di Korea Selatan: Ada IU hingga Yoona SNSD
Baca: Aespa Cetak Sejarah, Girls Menjadi Album Girl Group K-Pop Terlaris Sepanjang Masa
Sutradara MV Girls Generation Meminta Maaf
Di halaman Instagram-nya ( @ Korea JoongAng Daily ), sutradara Shin Hee Won menulis surat permintaan maaf yang panjang.
Dia mengakui menyalin desain yang disebutkan di atas.
Shin Hee Won mengatakan kepada pengikutnya, dia merasa malu dan menyesal karena menyalin desain tanpa izin.
Tak hanya itu saja, dia juga menjelaskan jika dia mencari desain logo yang berhubungan dengan angka yang berkaitan dengan ulang tahun ke-15 Girls Generation.
Di antara referensi yang dia temukan adalah desain yang dibuat oleh DisneySea.
Sayangnya, dia dilaporkan tidak memeriksa sumbernya dan terus menyalin desainnya.
“Hari ini, saya memverifikasi bahwa desainnya adalah logo untuk ulang tahun ke-15 Disney di Jepang, dan saya dengan tulus meminta maaf karena mendesain set tanpa penyelidikan atau konfirmasi menyeluruh. Saya akan pastikan untuk meneliti dan memeriksa secara menyeluruh sebelum produksi untuk mencegah hal seperti ini terjadi lagi, ”lanjutnya, dikutip dari Epicstream.
Baca: Daftar Model Iklan dengan Branding Terpopuler Agustus 2022: BTS di Puncak & Disusul IU
Baca: BTS, Brave Girls dan IU Puncaki Brand Reputation Bulan April untuk Kategori Singer
Sutradara Shin Hee Won juga menyampaikan permintaan maafnya kepada anggota Girls Generation dan SM Entertainment karena sudah menyebabkan masalah.
Awal Tuduhan Dimulai
Isu plagiarisme bermula ketika fans Jepang membandingkan kedua desain tersebut di Twitter.
Seorang pengguna ( @Kabosun3 ) membagikan gambar berdampingan dari keduanya pada 12 Agustus dan menyoroti kesamaan antara logo dua desain tersebut.
Hal tersebut mengakibatkan, beberapa orang mengecam SM Entertainment dan menyalahkan perusahaan atas kesalahan tersebut.
Tetapi beberapa penggemar juga memberikan pembelaan pada agensi raksasa tersebut dan mengatakan bahwa mereka pasti tidak tahu apa yang terjadi.
Namun di tengah isu tersebut, Girls Generation tetap saja menikmati sorotan karena lagu mereka mampu menduduki puncak tangga lagu album iTunes di 31 negara.
(TRIBUNNEWSWIKI/Ka)