Media Garis Keras di Iran Puji Hadi Matar yang Tikam Salman Rushdie

Sejumlah media garis keras di Iran kagum atas aksi Hadi Matar menikan Salman Rushdie.


zoom-inlihat foto
Salman-Rushdie-dibawa-ke.jpg
HORATIO GATES / AFP
Salman Rushdie dibawa ke dalam helikopter beberapa saat setelah ditikam di Chautauqua, New York, Amerika Serikat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah media garis keras di Iran justru memuji aksi penikaman terhadap penulis Salman Rushdie.

Rushdie ditikam oleh pemuda bernama Hadi Matar ketika sedang menyampaikan kuliah di Lembaga Chautauqua, New York, Amerika Serikat, (AS).

Matar diduga bersimpati kepada kelompok ekstremis Syiah dan Garda Revolusi Islam Iran.

Dikutip dari Reuters, (14/8/2022), penulis terkemuka itu ditikam pada leher dan kemudian dibawa ke rumah sakit menggunakan helikopter.

Rushdie sudah mendapat banyak ancaman pembunuhan setelah menerbitkan novelnya yang kontroversial, Ayat-Ayat Setan, tahun 1988.

Setahun kemudian, pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Khomeini, mengeluarkan fatwa yang isinya meminta Rushdie dibunuh.

Fatwa ini membuat Rushdie harus bersembunyi selama bertahun-tahun.

Baca: Hadi Matar, Penikam Salman Rushdie, Bersikeras Mengaku Tak Bersalah

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran tentang aksi penikaman ini.

Namun, surat kabar garis keras di Iran, Kayhan, buka suara untuk memuji tindakan Hadi Matar.

"Seribu bravo untuk pria pemberani dan patuh yang menyerang Salman Rushdie yang murtad dan jahat di New York," demikian pernyataan Kayhan.

"Tangan pria yang merobek leher musuh Tuhan harus dicium."

Baca: Salman Rushdie Tak Lagi Gunakan Ventilator & Mulai Bisa Berbicara

Pemimpin redaksi Kayhan dipilih sendiri oleh pemimpin tertinggi Iran saat ini, Ali Khamenei.

Pada tahun 2019 raksasa media sosial Twitter memutuskan memblokir akun Khamenei.

Pemblokiran itu dipicu oleh ucapan Khamenei yang menyebut bahwa fatwa terhadap Rushdie "kuat dan tidak bisa dibatalkan".

Sementara itu media Iran lainnya, Asr, menuliskan kutipan yang sering diucapakan Khamenei.

"Panah yang dilepaskan oleh Khomeini suatu hari akan mengenai targetnya."

Penulis Salman Rushdie ketika sesi foto di Paris, Prancis, (10/9/2018).
Penulis Salman Rushdie ketika sesi foto di Paris, Prancis, (10/9/2018). (JOEL SAGET / AFP)

Baca: Salman Rushdie Penulis The Satanic Verses Ditikam di Panggung, Alami Kerusakan Hati hingga Mata

Surat kabar Vatan Emrooz mengeluarkan berita dengan judul "Pisau pada leher Salman Rushdie.

Adapun The Korasan membuat judul berita "Setan dalam perjalanan ke neraka".

Iran menawarkan hadiah besar bagi orang yang bisa membunuh Rushdie.

Yayasan Khordad Ke-15 menaikkan nilai hadiah menjadi $2,5 juta pada tahun 1997.

Pada tahun 2012 hadiah itu makin besar hingga mencapai $3,3 juta.

Sementara itu, Rushdie dikabarkan sudah bisa berbicara dan tak lagi menggunakan ventilator.

Informasi itu disampaikan oleh Aatish Taseer, rekan Rushdie yang juga seorang penulis,

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Salman Rushdie di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved