Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau disingkat LPSK adalah sebuah lembaga yang bertugas dan berwenang untuk memberikan perlindungan dan hak-hak lain pada saksi dan/atau korban.


zoom-inlihat foto
Lembaga-Perlindungan-Saksi-dan-Korban-LPSK-s.jpg
LPSK
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau disingkat LPSK adalah sebuah lembaga yang bertugas dan berwenang untuk memberikan perlindungan dan hak-hak lain pada saksi dan/atau korban.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau disingkat LPSK adalah sebuah lembaga yang bertugas dan berwenang untuk memberikan perlindungan dan hak-hak lain kepada saksi dan/atau korban.

LPSK dibentuk berdasarkan UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

LPSK juga memiliki tugas dan fungsi yang telah ditetapkan berdasarkan aturan perundang-undangan.

Anggota LPSK adalah orang yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dan dengan persetujuan DPR yang punya tugas dan tanggung jawab di bidang perlindungan saksi dan korban.

Baca: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)

  • Visi dan Misi


Visi

LPSK memiliki visi "Terwujudnya perlindungan saksi dan korban dalam sistem peradilan pidana".

Visi ini mengandung maksud bahwa LPSK yang diberikan mandat oleh undang-undang selaku focal point dalam pemberian perlindungan saksi dan korban harus mampu mewujudkan suatu kondisi dimana saksi dan korban benar-benar merasa terlindungi dan dapat mengungkap kasus dalam peradilan pidana.

Misi

Lembaga Saksi dan Korban memiliki misi sebagai berikut:

- Mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak-hak bagi saksi dan korban dalam peradilan pidana.

- Mewujudkan kelembagaan yang profesional dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak bagi saksi dan korban.

- Memperkuat landasan hukum dan kemampuan dalam pemenuhan hak-hak saksi dan korban.

- Mewujudkan dan mengembangkan jejaring dengan para pemangku kepentingan dalam rangka pemenuhan hak saksi dan korban.

- Mewujudkan kondisi yang kondusif serta partisipasi masyarakat dalam perlindungan saksi dan korban.

Baca: Ahmad Taufan Damanik

  • Tugas


Tugas LPSK diatur dalam Peraturan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Nomor 5 Tahun 2010 tentang Tugas dan Fungsi LPSK.

Tugas LPSK adalah ruang lingkup yang menjadi tanggung jawab atau kewajiban dari masing-masing bidang di lingkungan LPSK.

Dalam menjalankan tugasnya, LPSK terdiri atas unsur Pimpinan dan Anggota.

Unsur pimpinan LPSK terdiri atas Ketua dan Wakil Ketua yang merangkap anggota yang dipilih dari dan oleh anggota LPSK.

Pelaksanaaan kegiatan LPSK dilakukan oleh beberapa anggota yang bertanggung jawab pada bidang-bidang yakni Bidang Perlindungan, Bidang Bantuan, Kompensasi, dan Restitusi, Bidang Kerjasama, Bidang Pengembangan Kelembagaan, dan Bidang Hukum Diseminasi dan Humas.

LPSK melaksanakan beberapa hal, di antaranya:

- Merumuskan kebijakan di bidang Perlindungan Saksi dan Korban;

- Melaksanakan perlindungan terhadap Saksi dan Korban;

- Melaksanakan pemberian kompensasi, restitusi, dan bantuan kepada Saksi dan atau Korban;

- Melaksanakan diseminasi dan hubungan masyarakat;

- Melaksanakan kerjasama dengan instansi dan pendidikan pelatihan;

- Melaksanakan pengawasan, pelaporan, penelitian dan pengembangan;

- Melaksanakan tugas lain berkaitan dengan perlindungan Saksi dan Korban.

- Selain itu, dalam menjalankan tugas dan fungsinya, LPSK memiliki struktur yang terdiri dari pimpinan, anggota dan sekretaris.

Baca: Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu

  • Struktur Organisasi


Berikut struktur organisasi sekretariat jenderal LPSK.

Struktur Organisasi LPSK
Struktur Organisasi LPSK (LPSK)

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)



Lembaga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban
Disingkat LPSK
   


Sumber :


1. lpsk.go.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved