Bripka Ricky Disebut Jadi Saksi Mata Penting dalam Kasus Tewasnya Brigadir J

Kasus tewasnya Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo hingga kini masih diselidiki guna menemukan titik terang.


zoom-inlihat foto
Brigpol-J-dimakamkan-di-Kecamatan-Sungai-Bahar-Muarojambi.jpg
TRIBUNJAMBI.COM/ARYO TONDANG
Brigpol J dimakamkan di Kecamatan Sungai Bahar, Muarojambi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Polemik penyebab meninggalnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo disebut-sebut mulai menemukan titik terang.

Pasalnya, muncul lagi satu orang yang diduga menjadi saksi mata penting dalam kasus meninggalnya Brigadir J.

Sosok tersebut ialah Bripka Ricky.

Selama ini, nama Bripka Ricky tidak terlalu disorot dalam kasus penembakan Brigadir J yang diduga dilakukan oleh Bharada E.

Dikutip dari Tribunnews.com, saat itu Bripka Ricky juga berada di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo itu yang berlokasi di Komplek Polri, Duren Tiga Utara 1, Nomor 46, Jakarta Selatan.

Kronologi Penembakan Versi Komnas HAM

Kendati rekaman CCTV dikabarkan rusak, Komnas HAM mengungkapkan kronologi penembakan yang melibatkan Brigadir J dan Bharada E tersebut.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan berdasarkan keterangan para ajudan dan penyidik, CCTV di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo itu memang dalam kondisi rusak.

"Di TKP mengalami kerusakan. Itu juga ada dua keterangan. Di media katanya tersambar petir, tapi keterangan ADC (ajudan) karena memang rumah dinas ini jarang dipakai maka sudah lama CCTV ini rusak," ungkap Damanik dilansir Tribun Jakarta.

Baca: Kuasa Hukum Bharada E Sebut Seharusnya Kliennya Diperlakukan Baik karena Selamatkan Nyawa Orang

Damanik mengatakan pihaknya mendapatkan informasi rinci tentang insiden yang menewaskan Brigadir J tersebut.

Hal itu berdasarkan keterangan Bharada E saat diperiksa Komnas HAM, Selasa (26/7/2022).

Dengan tegas, Bharada E mengaku bahwa memang benar dia yang menembak Brigadir J.

Keberadaan Bripka Ricky Saat Insiden Terjadi

Saat kejadian tersebut, Bripka Ricky bersama ajudan lainnya tengah berada di ruangan lain yang berada di lantai dasar rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Berdasarkan pengakuan Bharada E, tiba-tiba saat ia mendengar suara teriakan istri Ferdy Sambo dari dalam kamar yang juga berada di lantai dasar.

Baca: Putri Candrawathi

"Dia (Bharada E) naik ke lantai dua ke ruangan ajudan. Dia lagi bersih-bersih. Terus dia dengar suara teriakan dari ibu Putri (istri Ferdy Sambo. Ini dari versi Bharada E," ungkap Damanik.

Karena mendengar teriakan itu, Bharada E langsung bergegas turun serta istri Ferdy Sambo juga memanggil dirinya.

Sayangnya, Damanik tidak membeberkan posisi ajudan bernama Ricky saat insiden baku tembak itu terjadi.

Padahal berdasarkan keterangan yang didapat Komnas HAM, kala itu Bripka Ricky juga tengah berada di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Dia Bharada E) turun ke bawah melihat saudara J. Dia bertanya ada apa ini, dia lihat J mengarahkan senjata ke dia dan menembak. Setelah itu dia mundur ke belakang, ambil senjata dan mengokang dan menembak senjata," katanya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved