Bareskrim Tarik Dua Laporan tentang Kasus Tewasnya Brigadir J dari Polda Metro Jaya

Bareskrim Polri menarik laporan tentang kasus meninggalnya Brigadir J dari Polda Metro Jaya.


zoom-inlihat foto
Kadiv-Propam-Mabes-Polri-Irjen-Ferdy-Sambo-dan-Almarhum-Brigadir-J.jpg
HO / Tribun Medan
Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo dan almarhum Brigadir J


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menarik dua laporan tentang dugaan tindak pidana tewasnya Brigadir J dari Polda Metro Jaya.

Dikutip dari Kompas.com, laporan polisi (LP) tersebut kini dijadikan satu dengan laporan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang sejak awal ditangani Bareskrim.

"Ya. Dijadikan satu agar efektif dan efisien dalam manajemen sidiknya (penyidikannya)," beber Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Minggu (31/7/2022).

Dedi mengatakan kendati dua LP soal meninggalnya Brigadir J sudah ditarik Bareskrim, penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan tetap dilibatkan di tim khusus.

Laporan tersebut sudah ditarik Bareskrim sejak kemarin.

Seperti diketahui, polisi hingga kini masih mengusut tiga laporan dugaan tindak pidana berbeda tentang meninggalnya Brigadir J.

Baca: Ferdy Sambo Saat Ini Masih Ikut Memantau Perkembangan Kasus Baku Tembak yang Tewaskan Brigadir J

Mulanya, Bareskrim Polri mengusut dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Laporan itu dibuat oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, pada Senin (18/7/2022), sedangkan, Polda Metro Jaya menangani dugaan kasus pelecehan serta pengancaman dan kekerasan oleh Brigadir J terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Kasus sebelumnya tersebut ditangani oleh Polres Metro Selatan lebih dahulu dilaporkan pihak Ferdy Sambo daripada laporan keluarga Brigadir J kepada Bareskrim Polri.

Baca: Akhirnya Keberadaan Bharada E Terungkap, Pelaku Baku Tembak Brigadir J ini Minta Perlindungan LPSK

Sayangnya, kala itu Mabes Polri memutuskan kasus tersebut dilimpahkan dan ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa kasus dugaan pelecahan dan pengancaman serta kekerasan kepada Putri Candrawathi telah naik ke tahap penyidikan.

Pelecehan serta pengancaman tersebut diduga menjadi penyebab terjadinya baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E.

Setelah naik ke tahap penyidikan, dua laporan kasus ini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dengan alasan sumber daya yang lebih mendukung daripada Polres.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved