Pakar: Mirip Covid-19, Cacar Monyet Tak Bisa Disetop Penyebarannya dengan Pembatasan

Pakar mengatakan pembatasan perjalanan dan pengetatan perbatasan hanya memperlambat.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-cacar.jpg
Istimewa
Ilustrasi penyakit cacar monyet


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah negara di Asia mulai melaporkan kasus cacar monyet atau monkeypox.

Pemerintah Jepang pada hari Senin, (24/7/2022), mengumumkan kasus cacar monyet pertama di negara itu.

Pasien adalah warga Tokyo yang baru kembali dari Eropa pada pertengahan bulan Juli.

Pekan lalu Thailand melaporkan kasus pertama cacar monyet. Pasien adalah WNA berusia 27 tahun.

Sementara itu, Singapura dan India kembali mengumumkan kasus baru.

Jumlah kasus cacar monyet di Asia masih sedikit, tetapi pakar mengatakan kasus kemungkinan akan naik beberapa pekan mendatang.

"Seperti Covid-19, pembatasan perbatasan negara dan perjalanan tidak benar-benar menghentikan penyebaran cacar monyet, hanya memperlambat. Penyakit ini akan terus menyebar di dunia," kata Khoo Yoong Khean, staf Duke-NUS Center for Outbreak Preparedness di Singapura, dikutip dari CNN International.

Baca: Cacar Monyet

"Kasus di AS dan Eropa telah naik drastis karena aktivitas perjalanan, perdagangan, dan pariwisata."

"Kita kemungkinan akan melihat lebih banyak kasus cacar monyet yang dilaporkan di Asia pada minggu-minggu hingga bulan-bulan mendatang."

Menurut Khoo, akan ada lebih banyak negara di Asia yang mendeteksi kasus cacar monyet dan ini hanya masalah waktu.

"Saat ini masalah sebenarnya bagi negara-negara di Asia adalah apakah sistem deteksi awal dan pengawasan serta caranya cukup bagus untuk menangani kasus positif ketika kasus itu masuk."

Khoo juga meminta negara-negara Asia berhati-hati dalam menerapkan pembatasan perbatasan.

Baca: Apa Itu Cacar Monyet ? Sebabkan Timbulnya Ruam di Wajah dan Bagian Tubuh Lain Akibat Virus Langka

"Meski berguna sebagai langkah darurat, ini tidak bisa berlangsung lama dan tidak banyak negara yang bisa bertahan lagi setelah pengalaman mereka dengan pandemi Covid-19," kata dia menjelaskan.

Kini sudah ada lebih dari 19.000 kasus cacar monyet yang tersebar di 76 negara.

Gejala penyakit cacar monyet alias monkeypox
Gejala penyakit cacar monyet alias monkeypox (CDC via Kompas.com)

Direktur WHO Poonam K. Singh mengatakan risiko wabah cacar monyet di Asia Tenggara terhitung "sedang".

"Namun, potensi penyebaran lebih lanjut ke seluruh dunia itu nyata," kata Singh.

Baca: WHO Nyatakan Penyakit Cacar Monyet sebagai Darurat Kesehatan Global

Gejala awal cacar monyet di antaranya demam, pusing, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit punggung, nyeri otot, dan lemas.

Kemudian kulit penderita akan mengalami ruam dan lesi dan selanjutnya melepuh. Gejala seperti itu biasanya berlangsung selama 2 hingga 4 pekan.

Menurut WHO, pengobatan dan vaksin cacar monyet sudah tersedia.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang cacar monyet di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Idham Masse

    Idham Masse suami Catherine Wilson sekaligus anggota DPRD
  • Imam S. Arifin

    Imam S. Arifin adalah penyanyi dan penulis lagu
  • Pantai Cibangban

    Pantai Cibangban adalah objek wisata yang terletak di
  • Kim Soo Ahn

    Kim Soo Ahn adalah aktris yang namanya dikenal
  • Kuil Bulguksa

    Kuil Bulguksa adalah peninggalan budaya Budha yang termasuk
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved