Astronaut AS & Rusia Kembali 'Bertukar Tempat Duduk' di Roket Luar Angkasa

Kerja sama antara astronaut AS dan kosmonaut Rusia masih dilakukan meski hubungan kedua negara itu tengah memanas.


zoom-inlihat foto
International-Space-Station-2.jpg
NASA
International Space Station pada bulan November 2021


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang tengah memanas tampaknya tidak berpengaruh besar kepada badan antariksa kedua negara itu.

Hal ini dibuktikan dengan kerja sama atau kesepakatan yang masih berlanjut antara astronaut AS dan kosmonaut Rusia.

Dikutip dari Associated Press, pada hari Jumat, (16/7/2022), astronaut Badan Antariksa AS (NASA) diumumkan akan kembali menaiki roket luar angkasa Rusia.

Sementara itu, astronaut atau kosmonaut Rusia bakal melawat ke International Space Station menggunakan SpaceX pada musim gugur tahun ini.

Menurut pejabat NASA dan Rusia, kesepakatan itu untuk memastikan bahwa stasiun luar angkasa tersebut akan memiliki setidaknya satu warga AS dan satu warga AS.

Dengan demikian, kedua belah pihak bisa menjaga pos luar angkasa yang mengorbit bisa bergerak dengan lancar.

Baca: Astronaut Rusia Kenakan Seragam dengan Corak Warna Bendera Ukraina, Apa Maksudnya?

Astronaut Rusia
Astronaut Rusia (CNN/Roscosmos)

Kerja sama itu telah berlangsung lama dan kembali dilakukan meski hubungan kedua negara sedang menegang akibat konflik di Ukraina.

Astronaut AS, Frank Rubio, akan meluncur ke stasiun luar angkasa dari Kazakhstan dengan dua kosmonaut Rusia bulan September tahun ini.

Pada bulan yang sama, kosmonaut Rusia, Anna Kikina, akan bergabung dengan dua astronaut AS dan satu astronaut Jepang di dalam roket SpaceX yang diluncurkan dari Florida.

Tukar-menukar tempat duduk ini juga akan dilakukan pada musim semi berikutnya.

Menurut AS, tidak ada biaya atau uang yang harus dibayarkan dalam kerja sama ini.

Baca: Keren! Astronaut Berhasil Abadikan Gambar Aurora yang Terlihat di Luar Angkasa

Astronaut NASA sering meluncur ke luar angkasa menggunakan roket Soyuz milik Rusia hingga SpaceX mulai menerbangkan awak stasiun ke luar angkasa dari Kennedy Space Center tahun 2020.

Sementara itu, pada tahun 2000-an kosmonaut Rusia menumpang pesawat ulang-alik NASA untuk menuju ke stasiun luar angkasa.

Sebelumnya, pada tahun 1990-an, astronaut AS dan kosmonaut Rusia bergantian terbang menggunakan pesawat luar angkasa masing-masing.

Pengumuman kelanjutan kerja sama ini terjadi beberapa jam setelah Dmitry Rogozin, Kepala Badan Antariksa Rusia, diganti oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Namun, penggantian itu tampaknya tidak berpengaruh terhadap kerja sama AS dengan Rusia.

Rogozin sendiri diperkirakan akan menempati jabatan baru.

Baca: NASA Rilis Foto-foto Bumi dari Luar Angkasa, Diambil Langsung oleh Astronaut

NASA mengatakan kesepakatan itu akan "memastikan keberlanjutan operasi yang aman" di stasiun luar angkasa dan melindungin para awak di dalamnya.

Saat ini terdapat tujuh awak di dalamnya, yakni 3 astronaut AS, 1 astronaut Italia, dan 3 kosmonaut Rusia yang datang dengan roket Soyuz.

(Tribunewswiki)

Baca berita lainnya tentang astronaut di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved