Kompolnas Bantah Kejanggalan Kasus Tewasnya Brigadir J, Jelaskan tentang Luka Sayatan

Kompolnas menepis kejanggalan kasus meninggalnya Brigadir J yang terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.


zoom-inlihat foto
111-Kompolnas.jpg
Kompas TV
Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Irjen (Purn) Benny Mamoto. Dalam artikel mengulas tentang respons Kompolnas terkait kasus baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen (Purn) Benny Mamoto membantah kejanggalan dalam kasus tewasnya Brigadir J yang terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Insiden yang menewaskan Brigadir J tersebut terjadi pada Jumat, (8/7/2022).

Brigadir J meninggal dunia setelah beradu tembak dengan Bharada E.

Pihak keluarga Brigadir J meyakini ada kejanggalan dalam kasus kematian tersebut karena ditemukannya luka sayatan.

Mengetahui hal itu, Benny Mamoto mengatakan tidak ada kejanggalan dalam kasus tewasnya Brigadir J.

Benny mengungkapkan dia sudah turun ke lapangan guna meninjau tempat kejadian perkara (TKP) dan tidak menemukan adanya kejanggalan.

Baca: Pernikahannya Batal, Kekasih Brigadir J Sambangi Rumah Duka, Calon Mertua Buka Suara

Lebih jauh, ia membeberkan soal luka sayatan yang terdapat di tubuh Brigadir J.

"Itu sudah kami klarifikasi dan melihat fotonya tidak ada luka sayatan, yang ada bekas luka pecahan peluru."

"Kemudian, dikatakan jarinya putus, itu tidak. Jarinya luka, tapi bukan putus," kata Benny Mamoto, seperti dikutip dari Tribunnews.

Baca: Profil Bharada E yang Tembak Brigadir J hingga Tewas: Pengawal Irjen Ferdy Sambo

Tak hanya itu, Benny juga mengatakan soal luka lebam yang ada di tubuh Brigadir J tidak ada aksi pemukulan berdasarkan keterangan para saksi.

Sementara itu, pihak keluarga Brigadir J mengaku tidak puas dengan penjelasan Mabes Polri soal adu tembak antara Brigadir J dan Bharada E.

Menurut pihak keluarga, terdapat beberapa kejanggalan atas kematian Brigadir J.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan luka sayatan di tubuh Brigadir J diduga merupakan akibat dari gesekan proyektil peluru.

Brigadir J terlibat adu tembak dengan Bharada E lantaran diduga melakukan pelecehan terhadap istri Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved