Insiden Baku Tembak Rumah Kadiv Propam, Kapolri Enggan Buru-buru Nonaktifkan Irjen Ferdy Sambo

Listyo telah membentuk tim gabungan khusus untuk mengusut kejadian baku tembak yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Nopryansah Yosua


zoom-inlihat foto
Kapolri-Jenderal-Listyo-Sigit-Prabowo11.jpg
Tribunnews/Jeprima
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dirinya tidak akan terburu-buru mengambil langkah untuk menonaktifkan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Irjen Ferdy Sambo usai kasus baku penembakan yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan tidak akan terburu-buru mengambil langkah untuk menonaktifkan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Irjen Ferdy Sambo setelah kasus baku penembakan yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Tentunya kita tidak boleh terburu-buru,” kata Kapolri saat ditanyakan apakah dirinya akan menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/7/2022), dikutip dari Kompas.com.

Listyo telah membentuk tim gabungan khusus untuk mengusut kejadian baku tembak yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat tersebut.

Pihaknya akan lebih dahulu mendengar rekomendasi dari tim gabungan itu terkait penganganan perkara tersebut.

“Dan yakinlah tim gabungan in iadalah tim profesional,” tegasnya.

Baca: Profil Bharada E yang Tembak Brigadir J hingga Tewas: Pengawal Irjen Ferdy Sambo

Listyo menegaskan, tim itu akan dipimpin oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Kemudian, akan melibatkan pihak luar kepolisian, yaitu Komnas HAM dan Kompolnas.

Di dalam tim itu juga akan ada Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryo, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri, dan Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Wahyu Widada.

Divisi Propam Polri, yakni Biro Provos dan Pengamanan Internal (Paminal) juga akan dilibatkan.

"Jadi saya kira beliau-beliau juga kredibel untuk menangani masalah ini," kata Listyo.

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo di depan Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Senin (20/6/2022).
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo di depan Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Senin (20/6/2022). (KOMPAS.com/RAHEL NARDA)

Sejumlah pihak mendesak Kapolri menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo buntut kasus penembakan tersebut.

Indonesia Police Watch (IPW), dan pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto juga menegaskan hal serupa.

Kejadian ini harus dibuka dan diusut secara transparan kepada publik.

“Artinya, Irjen Sambo sebagai atasan langsung juga harus bertanggung jawab pada senpi yang digunakan pelaku maupun korban,” ucap Bambang pada 12 Juli 2022.

Seperti diketatahui, baku tembak ini terjadi pada Jumat (8/7/2022).

Insiden ini terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di daerah Duren Tiga, Jakarta, sekitar pukul 17.00 WIB.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • AKBP Doni Hermawan

    AKBP Doni Hermawan adalah perwira menengah (pamen) di
  • PDI-P Sesalkan Reuni Relawan Jokowi

    Hasto menyebutkan, ada elite relawan yang memanfaatkan kebaikan
  • Oreo BLACKPINK

    Oreo BLACKPINK adalah adalah produk eksklusif terbaru dari
  • Cara Membuat SIM Online 2022,

    Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib mempunyai Surat Izin
  • Andries Noppert

    Andries Noppert adalah pemain sepak bola berkebangsaan Belanda
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved