Belum Genap Sebulan Jadi Mendag, Zulhas Tuai Kontroversi hingga Kena Tegur Jokowi

Nama Zulkifli Hasan menyita perhatian publik lantaran menimbulkan sejumlah kontroversi semenjak menjabat sebagai Mendag.


zoom-inlihat foto
Menteri-Perdagangan-Zulkifli-Hasan-saat-rapat-kerja-perdananya.jpg
Dokumentasi Kementerian Perdagangan
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat rapat kerja perdananya dengan Komisi VI DPR RI, memperkenalkan Minyak Goreng Kita yang akan diluncurkan esok hari (6/7/2022)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menuai sejumlah kontroversi selama menjabat di posisi tersebut.

Pria yang kerap disapa Zulhas itu resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Mendag pada 15 Juni 2022.

Dikutip dari Kompas.com, saat awal-awal menjabat sebagai Mendag, Zulhas menyita perhatian publik lantaran dianggap terlalu banyak gimik.

Bahkan, belakangan ini Zulhas mendapat teguran dari Jokowi lantaran aksinya membagi-bagikan minyak goreng murah sembari mengampanyekan putrinya.

Berikut ini sejumlah pernyataan Zulhas yang justru menuai kontroversi.

Mengaku Kaget Harga Sembako Mahal

Pada hari pertama Zulhas menjabat sebagai Mendag, ia meninjau harga bahan pokok di Pasar Cibubur di Jakarta Timur.

Saat kunjungannya itu, ia mengaku kaget mengetahui harga bahan pokok naik.

"Saya terus terang syok juga karena tadi pembelinya ngeluh, yang dagang ngeluh, dan itu kita tadi lihat langsung akibat harga kebutuhan bapok (bahan pokok) hampir semua naik. Hanya beras yang tidak (naik)," papar Zulhas di Pasar Cibubur, Kamis (16/6/2022).

Zulhas mengatakan harga cabai rawit merah naik sekitar 20-30 persen dari Rp80.000 per kilogram menjadi Rp100.000 hingga Rp110.000 per kilogram.

Selain itu, harga merah keriting juga naik Rp95.000 per kilogram.

Baca: Fakta Polemik Zulkifli Hasan Bagikan Minyak Goreng Sambil Kampanye, Teguran Jokowi hingga Klaim PAN

Lalu, harga daging sapi juga ikut naik, namun pembelinya sepi karena adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Mengetahui harga bahan pokok yang hampir semuanya naik tersebut Zulhas menyebut harus bekerja cepat.

"Ini kan tidak Kemendag saja. Makanya kita akan berkoordinasi dengan Menko Perekonomian atau masalah cabai ke Kementerian pertanian. Kita harus kerja cepat," tutur Zulhas.

Pernyataan Zulhas tersebut dinilai hanya gimik semata.

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyebut ketua umum partainya jarang mengunjungi pasar sehingga tidak tahu soal kenaikan harga bahan pokok.

Meski begitu, Viva menegaskan bahwa temuan itu akan menjadi catatan bagi Zulhas untuk bekerja ke depan.

"Jadi positif untuk diperbaiki, terutama 11 bahan pokok itu harus jadi bagian penting diselesaikan selain minyak goreng," kata Viva.

Bantah Mafia Minyak Goreng

Selang pernyataannya tersebut, Zulhas kembali menuai perhatian publik.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved