Jadwal Puasa Arafah 9 Dzulhijjah Jatuh pada Jumat 8 Juli, Lengkap dengan Bacaan Niat & Keutamaannya

Inilah jadwal puasa sunah Puasa Arafah, lengkap dengan niat dan keutamaannya


zoom-inlihat foto
pppas.jpg
Kolase Instagram Salam Dakwah
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan Dzulhijjaj 1443 Hijriah atau 2022 Masehi.

Di dalam bulan Dzulhijjah terdapat hari istimewa bagi umat muslim yaitu Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban, pada saat itu umat Islam juga dianjurkan untuk menjalankan puasa sunnah Dzulhijjah.

Bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 pada kalender Hijriyah.

Rasulullah SAW bersabda, bahwa 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari istimewa.

Lantas hadist tersebut menjadi dalil anjuran mengerjakan Puasa Dzulhijjah selama 9 hari, yaitu puasa sebelum Idul Adha.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak ada amal yang dilakukan pada hari-hari lain yang lebih baik daripada yang dilakukan pada sepuluh hari ini para sahabat bertanya, "tidak pula jihad?", beliau menjawab "tidak pula jihad, kecuali seorang laki-laki yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian ia kembali dengan tidak membawa apapun. (HR. Bukhari).

Di antara Puasa Dzulhijjah tanggal 1 sampai 9 itu yang paling utama adalah tanggal 9 Dzulhijjah atau Puasa Arafah.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan hadist keutamaan Puasa Arafah yaitu ampunan dosa yang luas.

"Apa Keutamaannya? Hadist Riwayat Muslim, 'Mengampunkan dosa yang lalu dan yang akan datang'," jelas Ustadz Abdul Somad.

"... Rasulullah ditanya tentang puasa hari Arafah Beliau berkata dapat menghapus dosa-dosa di tahun lalu dan tahun yang akan datang," (HR Muslim, Turmudzi, Nasa'i, Ibnu Majah, Ibnu Daud, dan Ahmad).

Untuk mengerjakan ibadah Puasa Dzulhijjah, berikut jadwal lengkap bacaan niatnya:

Jadwal Puasa Dzulhijjah

Menurut kalender PBNU, awal bulan Dzulhijjah 1443 H jatuh mulai tanggal 1 Juli 2022.

Sehingga Puasa Dzulhijjah 9 hari dimulai tanggal 1-9 Juli 2022 dan Perayaan Idul Adha 2022 jatuh pada 10 Juli.

PBNU serta Kementerian Agama RI selanjutnya akan akan memastikan penetapan Bulan Dzulhijjah dan Idul Adha, setelah melihat hilal.

Baca: Simak Bacaan Niat, Jadwal, serta Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Baca: Bacaan Niat, Doa Berbuka, hingga Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh yang Jatuh pada 13-15 Juni 2022

Niat Puasa Dzulhijjah

Niat puasa menjelang Idul Adha merupakan syarat sah yang utama. Jangan sampai, ketika kita melakukan puasa sunnah tanggal satu sampai tujuh namun tidak niat terlebih dahulu. Adapun niatnya sebagai berikut;

نويت صوم شهر ذى الحجة سنة لله تعالى

NAWAITU SHAUMA SYAHRI DZIL HIJJATI SUNNATAN LILLAHI TA’ALA

ARTINYA: “SAYA NIAT PUASA SUNNAH BULAN DZULHIJJAH KARENA ALLAH TA’ALA.”

Niat Puasa Tarwiyah

Puasa tarwiyah merupakan puasa yang disunnahkan sebelum Idul Adha, tepatnya pada tanggal 8 Dzulhijjah.

نويت صوم التروية سنة لله تعالى

Nawaitu shauma al tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah tarwiyah karena Allah ta’ala."

Niat Puasa Arafah

Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah di saat para jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT."

Sebagai tambahan informasi, Bulan Dzulhijjah merupakan bulan istimewa yang memiliki banyak keutamaan.

Pahala amalan shaleh akan dilipat gandakan di bulan ini.

Untuk itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir hingga berpuasa.

Jamaah haji sedang melakukan wukuf di padang Arafah.
Jamaah haji sedang melakukan wukuf di padang Arafah. (Instagram/dickyparwanto)

Tak lama lagi umat muslim di seluruh dunia akan memasuki bulan Dhulhijjah 1443 H/2022 M.

Mengutip kids.grid.id, menurut kalender Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), awal bulan Dzulhijah 1443 H jatuh pada 1 Juli 2022.

Namun, PBNU menyampaikan bahwa penetapan awal bulan Dzulhijjah dilakukan setelah melihat hilal.

Sementara itu, PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1443 H jatuh pada Kamis, 30 Juni 2022.

Mengutip dari ntb.kemenag.go.id, Dzulhijjah disebut sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT.

Dzulhijjah menjadi salah satu dari empat bulan haram yakni Rajab, Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram.

Keutamaannya yakni, Allah akan melipat gandakan pahala bagi seseorang yang mengerjakan amalan shalih di bulan tersebut.

Begitu pula dengan perbuatan dosa akan menjadi besar di sisi Allah SWT.

Umat Islam diharapkan melakukan kebaikan-kebaikan di bulan Dzulhijjah mengingat ganjarannya yang begitu besar.

Sehingga seseorang akan meraih ketaqwaan lebih tinggi dari bulan lain dengan semakin menjauhi kemaksiatan.

Salah satu keistimewaan bulan Dzulhijjah berada pada 10 malam pertamanya.

Dari Ibnu Umar Radhiyallaahu ‘Anhuma, dari Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ

“Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah).” (HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir)

Bulan Dzulhijjah juga biasa disebut dengan bulan haji karena pada tanggal 9 Dzulhijjah, umat Islam yang beribadah haji melaksanakan wukuf di arafah.

Untuk umat Islam yang tidak berhaji, dianjurkan untuk melaksanakan puasa.

Selain puasa Arafah, umat Islam juga dianjurkan untuk mengerjakan puasa Dzulhijjah dan puasa Tarwiyah.

Tak hanya berpuasa, amalan shalih lain seperti berzikir, shalat, hingga sedekah juga dianjurkan.

Berikut ini amalan shalih di bulan Dzulhijjah, mengutip ntb.kemenag.go.id dan dppai.uii.ac.id:

1. Sedekah

Bersedekah akan memberikan keberkahan dalam hidup umat Islam.

Terlebih lagi apabila dilakukan di bulan kemuliaan.

2. Shalat

Shalat menjadi tiang agama.

Selain shalat fardhu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak shalat sunnah.

3. Puasa

Umat Islam dapat mengerjakan puasa Dzulhijjah di hari-hari pertam bulan Dzulhijjah.

Ada pula puasa Arafah yang dikerjakan tanggal 9 Dzulhijjah, keutamaannya menghapus dosa satu tahu yang lalu dan satu tahun akan datang.

Sementara itu, puasa Tarwiyah dikerjakan pada 8 Dzulhijjah dengan keutamaan menghapus dosa dua tahun.

4. Takbir dan dzikir

Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir dan memperbanyak berdoa.

5. Ibadah haji dan umroh

Di bulan Dzulhijjah ini, umat Islam yang mampu baik secara fisik maupun finansial diwajibkan menunaikan ibadah haji.

6. Berqurban

Umat Islam juga dianjurkan menyisihkan sebagian hartanya untuk berqurban di Hari Raya Idul Adha.

Udhiyah atau menyembelih hewan qurbah disyariatkan oleh Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Kausar Ayat 2:

“Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).”

7. Bertaubat

Bertaubat menjadi hal yang harus dilaksanakan umat Islam.

Hal serupa ditekankan bagi umat Islam untuk bertaubat dari dosa dan maksiat di awal bulan Dzulhijjah.

Umat Islam diharapkan menyibukkan diri dengan amalan shalih dan meminggalkan kezholiman.

(Tribunnews/TRIBUNNEWSWIKI/Ka)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews dengan judul Keutamaan Bulan Dzulhijjah, Pahala Amalan Shaleh Dilipat Gandakan, Perbanyak Dzikir hingga Puasa





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved