PBB: Jurnalis Palestina Shireen Abu Akleh Tewas oleh Tembakan Pasukan Israel

PBB menyebutkan jurnalis Palestina, Shireen Abu Akleh, tewas akibat tembakan dari pasukan Israel.


zoom-inlihat foto
Al-JazeeraShireen-Abu-Akleh.jpg
AHMAD GHARABLI / AFP
Warga Palestina memprotes aksi penembakan terhadap jurnalis Al-Jazeera, Shireen Abu Akleh, ketika sedang meliput serbuan Israel di Tepi Barat, 11 Mei 2022.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hasil penyelidikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkap jurnalis Palestina, Shireen Abu Akleh, tewas oleh tembakan yang berasal dari pasukan Israel.

Sebelumnya, Israel sempat mengklaim tembakan tersebut berasal dari pihak Palestina.

Ketika tewas ditembak pada hari Rabu, (11/5/2022), Shireen Abu Akleh mengenakan rompi dan helm dengan tanda "pers".

Kala itu dia tengah meliput operasi yang dilakukan pasukan Isral di Jenin, Tepi Barat bagian utara.

"Kami mendapati bahwa tembakan yang menewaskan Abu Akleh berasal dari aparat keamanan Israel," kata Juru Bicara PBB Bidang HAM, Ravina Shandasani, di Jenewa, dikutip dari The Guardian, (25/6/2022).

"Sangat memprihatinkan bahwa pihak berwenang Israel belum menggelar penyelidikan kejahatan."

Dia mengatakan badan HAM di bawah PBB, melalui pemantauan independen, telah menyimpulkan penyebab tewasnya Abu Akleh.

Baca: Shireen Abu Akleh

Baca: Shireen Abu Akleh, Jurnalis Senior Al Jazeera Tewas Ditembak Tentara Israel

Warga Palestina membawa peti jenazah jurnalis Al-Jazeera, Shireen Abu Akleh, yang ditembak mati oleh tentara Israel pada tanggal 11 Mei 2022.
Warga Palestina membawa peti jenazah jurnalis Al-Jazeera, Shireen Abu Akleh, yang ditembak mati oleh tentara Israel pada tanggal 11 Mei 2022. (RONALDO SCHEMIDT / AFP)

"Tembakan yang menewaskan Abu Akleh dan melukai rekannya, Ali Samodi, berasal dari aparat keamanan Israel dan bukan berasal dari tembakan asal-asalan yang dilepaskan oleh warga Palestina yang memegang senjata, seperti yang sebelumnya diklaim oleh pihak berwenang Israel."

Shandasani mengatakan informasi tentang tembakan itu didapatkan dari militer Israel dan jaksa umum Palestina.

Kata dia, tidak ditemukan adanya informasi tentang aktivitas warga Palestina yang memegang senjata di sekitar Abu Akleh.

Dalam penyelidikan itu, PBB secara cermat melihat foto, video, dan audio yang menjadi bukti, mengunjungi tempat kejadian dan berkonsultasi dengan pakar, dan mewawancarai saksi.

PBB mengatakan menjelang peristiwa itu, ada tujuh jurnalis yang tiba di pintu masuk barat kamp pengungsian Jenin tak lama setelah pukul 06.00 waktu setempat.

Pada sekitar pukul 06.30, ketika ada empat jurnalis yang berbelok ke sebuah jalan, terdengar tembakan dilepaskan.

Baca: Polisi Israel Pukul Pengusung Peti Jenazah Jurnalis Shireen Abu Akleh

"Beberapa peluru yang tampaknya diarahkan dengan baik, dilepaskan ke arah mereka dari aparat keamanan Israel."

"Satu peluru melukai pundak Ali Samodi, satu peluru lainnya mengenai kepada Abu Akleh dan langsung menewaskannya."

Komisioner HAM PBB, Michelle Bachelet, telah mendesak Israel untuk melakukan penyelidikan atas pembunuhan Abu Akleh dan semua peristiwa pemunuhan oleh pasukan Israel di Tepi Barat.

Sementara itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menegaskan telah terjadi kontak senjata antara pasukan Israel dan sejumlah warga Palestina yang bersenjata.

"Sejak peristiwa ini, IDF telah melakukan penyelidikan dan meninjau perihal kematian Abu Akleh," demikian pernyataan dari IDF.

"Penyelidikan dari IDF jelas menyimpulkan bahwa Abu Akleh tidak sengaja ditembak oleh aparat IDF dan tidak bisa ditentukan apakah dia tewas oleh warga Palestina bersenjata yang melepaskan tembakan serampangan di area sekitarnya ataukah tewas oleh aparat IDF secara tidak sengaja."

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Abu Akleh di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved