Gubernur DKI Jakarta Minta Semua Perusahaan Pantau Sumber Polusi & Emisi di Tempat Masing-Masing

Anies meminta seluruh perusahaan di Jakarta untuk memantau polusi dan emisi di tempat masing-masing guna memperbaiki kualitas udara di ibu kota.


zoom-inlihat foto
gubernur-dki-jakarta-anies-baswedan-1a.jpg
Tribunnews/Jeprima
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meresmikan tiga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) kekinian yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Anies Baswedan meminta semua perusahaan di Jakarta memantau polusi dan emisi di tempat masing-masing.

Menurut Anies hal itu dilakukan agar membantu mengatasi masalah polusi udara di Jakarta.

"Saya berharap ketegasan semua pihak yang memiliki kewenangan terkait dengan pemantauan polusi dan emisi," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/6/2022).

Gubernur DKI Jakarta itu berharap semua instansi memantau sumber apa pun di perusahaannya yang memberikan efek kepada kualitas udara.

Anies meminta pada perusahaan agar tidak segan menindak tegas jika melihat adanya pelanggaran soal polusi udara di tempatnya.

"Kami berusaha menjalankan yang menjadi tanggung jawab kami, dan kami berharap semua melakukan yang sama termasuk sumber dari pembangkit energi," tutur Anies.

Lebih jauh, Anies mengatakan pihaknya selalu berusaha menindak tegas para pelaku usaha yang terbukti melakukan pelanggaran terkait polusi udara.

Baca: Kualitas Udara Jakarta Dapat Predikat Buruk di Dunia, Berikut Penyebabnya

Pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran, kata Anies bisa sampai tahap pencabutan izin usaha bagi perusahaan tersebut.

"Kami di Jakarta ketika ada perusahaan yang terbutki melakukan pelanggaran dan menciderai kesehatan warga dan merusak lingkungan maka kita berikan langkah yang sesuai ketentuan dari peringatan dan pemnataun dan kalau tidak dilakukan perbaikan maka kegiatan atau operasinya kami cabut izinnya," imbuh dia.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Selasa (21/9/2021).
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Selasa (21/9/2021). (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Seperti diketahui, Jakarta menempati posisi pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia, Rabu (15/6/2022).

Hasil itu diumumkan oleh situs IQ Air yang menjalankan informasi kualitas udara real-time gratis terbesar di dunia.

Dilansir oleh Kompas TV, indeks kualitas udara di Jakarta menyentuh angka 185 AQI US pukul 10.00 WIB yang berdampak pada masuknya ke kategori merah atau tidak sehat.

Lalu, indeks itu mengalami penurunan ke angka 165 AQI US sekitar pukul 12.00 WIB dan terus menurun ke kategori sedang di angka 65 AQI US pada pukul 17.00 WIB.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved