Politikus PDI-P Sentil Erick Thohir soal BUMN Tak Sponsori Formula E : Harusnya Buang Ego Politik

Mufti menyinggung sejumlah komentar warganet yang berspekulasi bahwa BUMN yang tidak mensponsori ajang balapan mobil listrik tersebut


zoom-inlihat foto
Dok-Divisi-Humas-Polrikryu.jpg
Dok. Divisi Humas Polri
Menteri BUMN Erick Thohir


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam menyampaikan kritikan terhadap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Hal itu terkait tidak adanya perusahaan pelat merah yang mensponsori gelaran Formula E Jakarta.

Mufti mengatakan, Erick seharusnya membuang ego politiknya dan mencontoh sebuah perusahaan kosmetik yang menurutnya ikut mengharumkan nama bangsa dengan mensponsori Formula E Jakarta.

"Harapan kami, hal-hal yang baik seperti yang dicontohkan oleh MS Glow ini bisa ditiru oleh Pak Menteri BUMN ke depan dengan membuang sedikit egonya terhadap kepentingan-kepentingan politik," kata Mufti dalam rapat Komisi VI DPR dengan Kementerian BUMN yang disiarkan di YouTube Kompas TV, Selasa (7/6/2022) kemarin.

FIA Formula E
FIA Formula E (Avda (CC-BY-SA))

Mufti menyinggung sejumlah komentar warganet yang berspekulasi bahwa BUMN yang tidak mensponsori ajang balapan mobil listrik tersebut lantaran kepentingan politik.

Politikus PDI-P itu mengatakan, ada warganet yang menyebut BUMN enggan mensponsori Formula E Jakarta karena sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang disebut menjadi kompetitor Erick.

"Saya bicara di sini bukan dalam kapasitas saya mendukung Pak Anies Baswedan atau enggak, tidak, tapi ini dalam rangka kepentingan bangsa dan negara," ujar Mufti.

Baca: Anies Baswedan Tegaskan Formula E Jakarta Tak Akan Gunakan Pawang Hujan: Kita Kerja Sama dengan BMKG

Baca: Kisruh Formula E: Bungkamnya Anies dan Istana Negara Terancam Banjir Jika Monas Diaspal

Menurutnya, kehadiran Presiden Joko Widodo ke sirkuit Formula E beberapa waktu lalu semestinya menjadi sinyal agar menteri-menterinya ikut menyukseskan Formula E.

"Kami sedih kemarin ternyata kawan-kawan kami sendiri aja, sahabat kami Pak Sahroni, mohon izin, beliau seperti ngemis-ngemis ke pak menteri katanya iya-iya ternyata enggak ada tuh bantuan," kata Mufti.

"Termasuk juga melakukan pengkajian secara kelayakan bisnis dan model kerja sama agar memenuhi prinsip good corporate governance (GCG)," kata Arya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/6/2022).

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya menerima informasi bahwa sebagian dari korporasi di bawah BUMN menerima proposal sponsorship Formula E dari panitia penyelenggara Jakarta E-Prix 2022 rata-rata sebulan sebelum event itu diselenggarakan.

"Dengan demikian, ada waktu yang cukup untuk melakukan kajian sebelum mengambil keputusan yang didasari oleh aspek bisnis dan kontribusi nilai sosial BUMN kepada masyarakat," kata Arya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Putin Disebut Tak Tertarik Lakukan

    Putin dinilai tak akan bersedia melakukan perdamaian untuk
  • Pantai Deungmyeong

    Pantai Deungmyeong adalah wisata alam di Gangwon, Korea
  • Cho Gue-sung

    Cho Gue-sung adalah pemain sepak bola berkebangsaan Korea
  • Hwang Hee-chan

    Hwang Hee-chan adalah pemain sepak bola berkebangsaan Korea
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved