TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rusia telah merilis daftar warga negara Amerika Serikat (AS) yang dilarang masuk ke Rusia, (21/5/2022).
Dalam daftar tersebut terdapat 963 warga AS, termasuk Presiden AS Joe Biden.
Daftar tersebut keluar pada hari yang sama ketika Biden menandatangi paket bantuan senilai hampir $40 miliar untuk Ukraina.
Semenjak menyerbu Ukraina, Rusia mendapat banyak kecaman dan sanksi dari dunia.
AS menjadi salah satu negara yang paling vokal mengecam tindakan Rusia.
Rusia pun menanggapinya dan mengatakan bakal melakukan balas dendam terhadap AS.
Salah satu tindakan balas dendam itu adalah melarang sejumlah warga AS, terutama politikus, menginjakkan kaki di Rusia.
Dikutip dari The Guardian, beberapa politikus AS yang dilarang antara lain Menteri Luar Negri Antony Blinken, pemimpin Senat Chuck Schumer, Menteri Pertahanan Lloyd Austian, dan Kepala CIA Williams Bruns.
Baca: Salah Ucap, Mantan Presiden George Bush Sebut Invasi ke Irak Brutal: Maksudnya Ukraina
Baca: Mantan Elite Militer Rusia Sebut Perang di Ukraina Makin Buruk bagi Rusia
Dalam daftar itu juga terdapat sejumlah mantan politikus AS yang telah meninggal, misalnya John McCain, Harry Reid, dan Orrin Hatch.
Bulan lalu Kementerian Luar Negeri Rusia juga telah melarang sejumlah politikus Inggris memasuki Rusia.
Mereka antara lain Boris Johnson, Liz Truss, dan Ben Wallace.
Tambahan bantuan
Biden menandatangani paket bantuan untuk Ukraina ketika berada Seoul, Korea Selatan.
Dia dikabarkan meneken paket tersebut ketika mendapat jamuan makan malam dari Presiden Korea Yoon Suk Yeol. Namun, proses penandatangan tersebut tidak direkam.
Melansir pemberitaan CNN Internasional, paket tersebut berisi bantuan militer dan kemanusiaan, termasuk obat-obatan.
Menurut pejabat AS, proposal paket bantuan itu dibawa langsung ke Korea Selatan oleh pejabat AS yang juga sedang menuju ke negara itu.
Dengan ditandatanginan proposal itu, pemerintahan Biden kini bisa membeli senjata dan mengirimkannya ke Ukraina.
Baca: Ukraina Masukkan Jasad Tentara Rusia ke Dalam Gerbong Berpendingin di Kereta
Baca: Pertama Kalinya, Ukraina Akan Gelar Pengadilan untuk Tawanan Perang Rusia
Dana bantuan itu juga akan digunakan untuk pelatihan militer, logistik, dan bantuan intelijen.
Sebanyak $900 juta dari bantuan itu bakal dipakai untuk membantu kebutuhan para pengungsi, misalnya perumahan, konsultasi psikologis, dan pengajaran bahasa Inggris untuk warga Ukraina yang kini berada di luar negeri.
Dilaporkan ada tambahan sebesar $54 juta yang akan digunakan untuk mengurusi kesehatan masyarakat dan bantuan kesehatan untuk pengungsi Ukraina.
(TRIBUNNEWSWIKI)
Baca berita lainnya tentang konflik Ukraina-Rusia di sini