BMKG Rilis Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Terjadi pada 5-6 Mei 2022

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-gelombang-tinggi-di-perairan-indonesia.jpg
pixabay.com/Fotoworkshop4You
Ilustrasi Gelombang Tinggi


TRIBUNEWSWIKI.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia.

Gelombang tinggi itu diperkirakan terjadi Kamis (5/5/2022) pagi hingga Jumat (6/5/2022) pagi.

Dikutip dari Kompas.com, fenomena yang disebabkan pola angin dengan kecepatan cukup tinggi ini akan terjadi mulai pukul 07.00 WIB.

Di wilayah Indonesia bagian utara, pola angin dominan bergerak dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan angin sekitar 8-25 knot.

Kemudian, di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias," tulis BMKG.

Ilustrasi gelombang tinggi.
Ilustrasi gelombang tinggi. (Pixabay)

Kecepatan angin itu menyebabkan beberapa area perairan diprediksi menggalami gelombang antara 1,25 hingga 2,50 meter.

Yakni perairan Utara Sabang; perairan Bengkulu; perairan Selatan Flores; Laut Sawu; perairan P. Sawu-Rote; Laut Timor; Laut Natuna Utara; perairan Kep. Anambas-Natuna; perairan Utara Kep. Talaud; perairan Utara Halmahera; Laut Halmahera; Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua; perairan Selatan Leti-Sermata; perairan Selatan Kep. Tanimbar; perairan Selatan Kep. Kai-Aru; dan Laut Arafuru.

Baca: BMKG Sebut Hujan Es di Surabaya Bisa Terulang, Simak Proses Terjadinya Fenomena Hujan Es

Baca: BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)

Pada area perairan dengan gelombang tinggi yakni 2,50 hingga 4 meter, BMKG memprediksi akan terjadi di perairan Barat Aceh.

Kemuian hingga Kep. Mentawai; perairan Enggano; perairan Barat Lampung; Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Lampung; Selat Sunda bagian Barat dan Selatan; perairan Selatan Jawa hingga Sumba; Selat Sumba Bagian Barat; dan Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Sumba.

Lalu, area perairan dengan gelombang sangat tinggi antara 4 hingga 6 meter, BMKG memprediksi akan terjadi di Samudra Hindia Barat Aceh hingga Kep. Nias.

BMKG mengimbau semua pihak memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

Yakni pada perahu nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tulis BMKG.

Peringatan ini akan bertahan selama 12 jam sejak diberlakukannya.

Kemudian berlaku maksimal dua hari sejak dikeluarkan dan diperbaharui setiap ada perubahan dan sebelum masa berlakunya habis.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Oreo BLACKPINK

    Oreo BLACKPINK adalah adalah produk eksklusif terbaru dari
  • Cara Membuat SIM Online 2022,

    Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib mempunyai Surat Izin
  • Andries Noppert

    Andries Noppert adalah pemain sepak bola berkebangsaan Belanda
  • Beukenhof Restaurant

    Beukenhof Restaurant adalah restoran yang terletak di Yogyakarta
  • Takut Kembali ke Rumah, Korban

    Puluhan warga terdampak gempa Cianjur, Jawa Barat, memilih
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved