Bantah Suap Auditor BPK, Ade Yasin: Saya Dipaksa Bertanggung Jawab

Bupati Bogor Ade Yasin ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021.


zoom-inlihat foto
Bupati-Bogor-Ade-Yasin-234.jpg
Warta Kota/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bupati Bogor Ade Yasin resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021.

Dikutip dari Kompas.com, Ade diduga menyuap sejumlah pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat guna melakukan audit pemeriksaan interim atau pendahuluan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2021 Pemkab Bogor.

Upaya itu dilakukan Ade dengan tujuan laporan keuangan Pemkab Bogor dapat meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Ade memberikan uang suap melalui anak buahnya selaku Kasubid Kas Daerah BPKAD Bogor Ihsan Ayatullah dan Sekdis Dinas PUPR Bogor Maulana Adam.

Setelah ditetapkan menjadi tersangka, ia mengaku dipaksa bertanggung jawab atas inisiatif anak buahnya yang melakukan suap terhadap auditor BPK untuk mendapatkan WTP.

Bupati Bogor Ade Yasin
Bupati Bogor Ade Yasin (Instagram/@ademunawarohyasin)

Baca: Ade Yasin

Baca: Bupati Bogor Ade Yasin Kena OTT KPK, Ridwan Kamil: Saya Kaget dan Sangat Prihatin

Ade mengaku tidak pernah meminta anak buahnya untuk memberikan suap kepada jajaran pemeriksa keuangan dari BPK.

"Saya dipaksa untuk bertanggung jawab terhadap perbuatan anak buah saya. Sebagai pemimpin, saya harus siap bertanggung jawab," ungkap Ade ditemui di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (28/4/2022).

"Itu ada inisiatif dari mereka, jadi ini namanya IMB ya, inisiatif membawa bencana," imbuhnya.

Tak hanya Ade, Sekdis PUPR Kabupaten Bogor Maulana Adam juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

KPK juga menetapkan tersangka lainnya, yaitu Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor, Ihsan Ayatullah, dan PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Rizki Taufik.

Lalu, ada empat auditor BPK perwakilan Jabar, yakni Anthon Merdiansyah, Arko Mulawan, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah.

Baca: Terkena OTT KPK, Bupati Bogor Ade Yasin Punya Harta Rp4,1 Miliar

Baca: KPK OTT Bupati Bogor Ade Yasin Terkait Kasus Suap, Sejumlah Uang Disita

"Para tersangka saat ini dilakukan penahanan Rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 27 April sampai dengan 16 Mei 2022," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Kamis (28/4/2022).

Ade Yasin saat ini mendekam di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polda Metro Jaya, Maulana Adam dan Ihsan Ayatullah ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1, sedangkan Rizki Taufik dan Arko Mulawan mendekam di Rutan pada Gedung Merah Putin.

Sementara itu, Anthon Merdiansyah, Hendra Nur Rahmatullah Karwita, dan Gerri Ginanjar Trie Rahmatullah ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

Kedelapan tersangka tersebut diamankan dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) KPK di wilayah Jawa Barat, Selasa (26/4/2022) malam dan Rabu (27/4/2022) pagi.

"Dalam kegiatan tangkap tangan ini KPK mengamankan bukti uang dalam pecahan rupiah dengan total Rp 1,024 miliar," ucap Firli.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal Ade Yasin di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved