TRIBUNNEWSWIKI.COM - Big Hit Music secara resmi menanggapi laporan bahwa apartemen Jimin BTS disita karena premi asuransi kesehatan yang belum dibayar.
Dikutip Tribunnewswiki.com dari Soompi pada Senin (25/4/2022), kemarin Minggu media berita Korea Biz Hankook melaporkan bahwa Layanan Asuransi Kesehatan Nasional telah menyita apartemen Jimin di Nine One Hannam, Seoul, pada 25 Januari karena penyanyi tersebut tidak membayar premi asuransi kesehatannya.
Jimin pertama kali membeli apartemen seharga 5,9 miliar won pada Mei tahun lalu.
Menurut laporan itu, Jimin menerima empat pemberitahuan terpisah tentang penyitaan melalui surat tercatat selama apartemennya disita sementara, dan penyitaan itu akhirnya dicabut pada 22 April setelah ia membayar premi asuransi kesehatan yang telah jatuh tempo.
Baca: Jimin BTS Berkolaborasi dengan Ha Sung Woon dalam OST Drama Korea Our Blues
Baca: BTS Dikonfirmasi Akan Kembali dengan Album Baru Pada Bulan Juni Mendatang
Malamnya, Big Hit Music menanggapi dengan pernyataan yang menjelaskan bahwa situasi tersebut disebabkan oleh kesalahan di perusahaan.
Simak pernyataan resmi dari Big Hit Music selengkapnya di sini:
"Mengenai masalah ini, agensi adalah yang pertama menerima semua surat yang tiba di asrama artis, dan dalam proses menyampaikannya kepada artis, sebagai surat dihilangkan secara tidak sengaja.
Baca: BTS, BIGBANG & SEVENTEEN Puncaki Daftar 30 Teratas Brand Reputasi April 2022 Grup Idola Pria
Baca: Pertama dalam Sejarah K-Pop, Gelar Konser di Las Vegas BTS Ubah Seluruh Kota Menjadi Serba Ungu
Karena aktivitas Jimin di luar negeri mulai akhir tahun lalu, masa istirahatnya yang lama, dan aktivitasnya yang dijadwalkan di luar negeri saat itu, dia tidak menyadari hal-hal seperti (preminya) yang terlambat.
Begitu dia tahu, dia membayar tunggakan secara penuh, dan saat ini, situasinya telah diselesaikan.
Kami mohon maaf atas fakta bahwa kami telah membuat artis dan penggemar khawatir karena kelalaian perusahaan kami," tutup pihak Big Hit Music.
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)