TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang siswi SMK di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tewas akibat diduga overdosis minuman keras, pada Selasa, 12 April 2022.
Gadis di bawah umur itu adalah warga Desa Karangsari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur.
Dikutip dari Kompas.com, sebelum meninggal, korban diketahui sempat merayakan pesta ulang tahun pacarnya di rumah salah satu teman pacar korban.
Namun, setelah pulang dari pesta itu, korban mengeluhkan pusing dan muntah.
Korban pun dilarikan ke puskesmas terdekat dan sempat dirawat karena kondisinya kritis setelah kejadian tersebut.
Akan tetapi, nyawa korban tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (12/4/2022), pukul 21.00 WIB.
Menurut Kapolsek Agrabinta Iptu Nanda, sebelum korban dinyatakan meninggal dunia, korban memang mengeluhkan pusing dan muntah-muntah.
Sementara itu, guna mengungkap penyebab kematiannya, aparat kepolisian Agrabinta pun melakukan autopsi terhadap jenazah siswi SMK itu.
Baca: 7 Pemuda di Jepara Tewas setelah Pesta Miras Oplosan
Baca: 4 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Mengakibatkan Overdosis, Salah Satunya Jika Kecap
Berdasar hasil visum luar, tubuh korban mengalami sejumlah luka, salah satunya di area organ vital.
"Pengakuan pacar korban, korban tidak ikut minum-minum saat pesta ulang tahun itu. Tapi, soal penyebab pasti kematiannya kita masih menunggu hasil autopsi," ujar Iptu Nanda saat dihubungi, Kamis (14/4/2022), dikutip dari Kompas.com.
Nanda menyampaikan bahwa luka yang ada pada tubuh korban berasal dari benturan ketika korban terjatuh di kamar mandi lokasi kejadian.
Dikatakan Nanda, menurut pengakuan kekasih korban, keduanya sempat melakukan hubungan intim.
"Sedangkan untuk luka di sekitar alat vitalnya diduga adanya paksaan, karena pengakuan kekasih korban, keduanya sempat melakukan hubungan intim," ujar dia.
HIngga saat ini, kata Nanda, penyidik masih melakukan pemeriksaan kekasih korban dan juga salah seorang teman korban yang berada di lokasi saat kejadian.
Nanda menyampaikan kedua orang tersebut masih berstatus sebagai saksi.
"Status keduanya saksi ya, kita sedang kordinasi dengan pihak polres karena kasus ini melibatkan di bawah umur," kata dia.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini