TRIBUNNEWSWIKI.COM - Abdul Latip (25), tersangka pelaku pengeroyokan dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando, ternyata sehari-harinya berkegiatan sebagai penggembala domba.
Abdul Latip tercatat sebagai warga Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Camat Tegalbuleud, Antono membenarkan bahwa dalam data kependudukan, Abdul Latip tercatat sebagai warganya.
Abdul Latip juga masih tinggal bersama orangtuanya.
"Ya benar, staf kami sudah mengecek dan mengunjungi ke rumah orangtuanya," kata Antono saat dihibungi pada Selasa (12/4/2022), seperti dikutip dari Kompas.com.
Antono menyampaikan bahwa unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tegalbuleud langsung mengecek dan mencocokkan wajah Abdul latip yang beredar di media sosial kepada orangtua dan keluarganya.
Berdasarkan pengakuan orangtuanya, anaknya bernama Abdul Latip pergi meninggalkan rumah sekitar lima hari sebelum insiden terjadi.
Antono memastikan bahwa Abdul Latip bukanlah seorang mahasiswa.
Ia menyebut, Abdul Latif sehari-hari pengangguran.
"Sehari-hari pengangguran, dan posisinya bukan mahasiswa," ucap Antono.
Baca: Dhia UI Haq Tersangka Pemukul Ade Armando Mengaku Bersalah, Datangi Ponpes untuk Minta Maaf ke Habib
Baca: Polda Metro Jaya Dibanjiri Karangan Bunga Usai Berhasil Tangkap Tersangka Pengeroyokan Ade Armando
Penggembala Domba dan Lulusan SD
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Tegalbuleud, Denda Sudenda mengaku telah mengunjungi rumah orangtua Abdul Latip pada Selasa, 12 April 2022 kemarin.
Menurut penuturan orangtua Abdul Latip, Denda menyampaikan bahwa Abdul sudah pergi dari rumah sejak pekan lalu dan hingga saat ini belum kembali ke rumah.
"Bapak dan ibunya mengakui bila anak bungsunya pergi dari rumah Minggu pekan lalu, sampai kemarin belum pulang," kata Denda saat dihubungi, Rabu (13/4/2022).
Denda berujar, orangtua Abdul Latip sempat kaget saat diperilhatkan foto-foto anaknya itu yang beredar karena menganiaya Ade Armando.
Denda melanjutkan, orangtua Abdul langsung membenarkan bila wajah yang ada dalam foto itu adalah anaknya.
Menurut Denda, ibunda Abdul Latief terus menangis lantaran anak terakhir dari empat bersaudara ini tak kunjung pulang setelah seminggu pergi dari rumah.
"Ibunya terus-terusan menangis karena anaknya sampai kemarin belum pulang sudah seminggu," tutur Denda.
Denda menyampaikan berdasarkan pengakuan orangtua Abdul Latip, kegiatan sehari-hari Abdul ini hanya menyabit rumput, mengurus dan menggembalakan ternak domba peliharaannya.
Ia juga berujar bahwa Abdul Latip hanya lulusan SD.
"Anaknya pendiam, hanya lulusan SD lalu SMP-nya ikut paket B dan sempat mondok di pesantren di Kecamatan Kalibunder," ungkap Denda.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini