Klenteng Eng An Kiong

Klenteng Eng An Kiong adalah salah satu obyek wisata dan tempat bersejarah yang terdapat di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.


zoom-inlihat foto
Klenteng-Eng-An-Kiong.jpg
dioramalang.com
Klenteng Eng An Kiong adalah tempat ibadah tiga agama yakni Khonghucu, Tao, dan Budha yang berada di Kota Malang, Jawa Timur.

Klenteng Eng An Kiong adalah salah satu obyek wisata dan tempat bersejarah yang terdapat di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Klenteng Eng An Kiong adalah tempat ibadah dan salah satu obyek wisata yang terdapat di Kota Malang, Jawa Timur.

Klenteng Eng An Kiong sudah ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya.

Klenteng Eng An Kiong digunakan untuk tempat ibadah bagi penganut agama Khonghucu, kepercayaan Tao, dan Buddha.

Selain sebagai tempat ibadah, klenteng ini juga digunakan sebagai destinasi wisata.

Klenteng Eng An Kiong (tempat ibadah)
Klenteng Eng An Kiong (tempat ibadah)

Banyak pengunjung yang berdatangan ke klenteng tersebut.

Terdapat puluhan patung dewa dan dewi yang berada di Klenteng Eng An Kiong.

Menjelang Imlek, biasanya patung-patung para dewa dibersihkan menggunakan bunga tujuh rupa. (1)

Baca: Klenteng Sam Poo Kong

  • Lokasi #


Lokasi Klenteng Eng An Kiong sangat strategis karena berada di tengah kota Malang.

Klenteng Eng An Kiong berlokasi di Jalan Laksamana Martadinata No. 1 Malang, Jawa Timur.

Untuk mengunjungi Klenteng ini, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau bus antarkota.

Bus antarkota melewati jalan tepat di depan Klenteng Eng An Kiong. (2)

Baca: Balai Kota Malang

  • Sejarah #


Klenteng Eng An Kiong dibangun pada 1825 dan diprakarsai oleh Yauw Ting Kong.

Yauw Ting Kong adalah keturunan ketuju dari Jenderal pada masa Dinasti Ming di Tiongkok.

Pada akhir masa Dinasti Ming terjadi pemberontakan dan berakhirlah dinasti tersebut.

Hal tersebut digunakan oleh Dinasti Qing untuk menguasai sebagian besar wilayah dari Tiongkok.

Salah satu jenderal dari Dinasti Ming melarikan diri ke Nusantara.

Kwee Sam Hway yang merupakan cucu dari seorang kapiten dari Sumenep merantau ke Malang.

Di Malang dirinya menjadi pemimpin masyarakat Tionghoa.

Klenteng Eng An Kiong dibangun pada 1825 dan Dewa Bumi menempati altar induk dari klenteng tersebut.

Patung Dewa Bumi dibawa dari Tiongkok menggunakan tandu kayu jati berlapis kertas emas yang masih ada hingga kini.

Klenteng kemudian dibuat permanen atas inisiatif Letnan Kwee Sam Hway, untuk menghormati Kongco Hok Tik Cing Sien (Dewa Bumi).

Pengurusan klenteng dijabat oleh Kwee Sam Hway pada tahun 1842 hingga 1863.

Pada tahun 1865 dirinya wafat dan kepengurusan klenteng diserahkan kepada anaknya yakni Kwee Sioe Go.

Kwee Sioe Go menjabat dari tahun 1880 hingga 1889.

Renovasi bangunan klenteng pertama kali dilakukan pada tahun 1895-1905.

Renovasi bangunan tersebut dengan penambahan ruang yang digunakan untuk beberapa kegiatan.

Renovasi selanjutnya dilakukan pada tahun 1912 dibawah pimpinan Tok Tjay Sing.

Renovasi terus dilakukan pada tahun 1934, 1949, 1966 dan 2002.

Semua kepemimpinan dari Klenteng Eng An Kiong tercatat di dalam prasasti yang terdapat di depan klenteng.

Terdapat benda-benda peringatan lainnya di klenteng ini seperti papan nama dan papan syair.

Papan syair yang paling tua berasal dari tahun 1871. (2)

Baca: Kebun Teh Wonosari Malang

  • Bangunan #


Bangunan Klenteng Eng An Kiong memiliki arsitektur yang unik seperti bentuk klenteng di Cina.

Terdapat banyak ukiran dan juga lukisan yang memiliki arti mendalam.

Luas dari klenteng ini sekitar 5.000 meter persegi.

Terdapat 99 patung dewa-dewi yang berada di seluruh ruangan.

Tempat Ibadah dan Obyek Wisata Klenteng Eng An Kiong
Klenteng Eng An Kiong adalah tempat ibadah dan obyek wisata yang ada di Malang, Jawa Timur.

Selain itu, di klenteng ini juga terdapat aula yang digunakan untuk kegiatan kesenian.

Terdapat altar utama dan 10 ruangan lainnya.

Altar utama digunakan untuk Kongco Hok Tik Cing Sien.

Ruang Kwan Im terdapat di belakang Altar Pusat.

Ruang 18 Lou Han terdapat di belakang tengah Altar Pusat.

Ruang Milekhut berada di sebelah kanan ruang Kwan Im.

Terdapat 4 ruang lainnya di sebelah kanan (kedudukan macan), yaitu ruang Buddha Gautama, Tay Sang Lau Cin, Kwan Kong, dan Tay Swie.

Di ruang kiri (kedudukan naga) terdapat 4 ruangan, yaitu ruang Kong Hu Cu, Kong Tik Cun Ong, Jay Sen, dan Tie Jang Wang Pusak. (2)

Baca: Kampung Tridi Malang

  • Pemanfaatan #


Klenteng Eng An Kiong dimanfaatkan sebagai tempat ibadah.

Selain itu, klenteng ini juga merupakan obyek wisata yang banyak didatangi oleh wisatawan domestik hingga asing.

Di Klenteng Eng An Kiong sering diadakan berbagai macam upacara ritual masyarakat Tionghoa.

Selain itu, di Klenteng Eng An Kiong juga selalu memperingati hari besar seperti hari kelahiran, kesempurnaan dan lainnya.

Setiap hari Sabtu, Klenteng Eng An Kiong menggelar acara makan gratis. (2)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/YUSTICA)



Nama Tempat Klenteng Eng An Kiong
Lokasi Jalan Laksamana Martadinata No. 1 Malang, Jawa Timur
Jenis Tempat Ibadah, Obyek Wisata
   


Sumber :


1. tugumalang.id
2. ngalam.id


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved