Teguran Jokowi ke Para Menteri Direspons Demokrat : Buat Apa Semprot Sana-sini Tanpa Ada Perubahan?

Herzaky mengatakan, teguran yang diperlihatkan ke publik justru mencerminkan Jokowi seolah hanya bisa menyalahkan para pembantunya


zoom-inlihat foto
Presiden-Joko-Widodo-dalam-Sidang-Kabinet-Paripurna.jpg
Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Selasa (5/4/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menilai, rakyat Indonesia tidak butuh aksi yang menimbulkan kehebohan dan hanya terkesan mencari sensasi belaka.

Apalagi aksi itu tanpa diiikuti perubahan secara signifikan dalam perihal kebijakan maupun kinerja.

Hal ini disampaikan merespons teguran Presiden Joko Widodo kepada para menterinya terkait persoalan minyak goreng dan kenaikan harga Pertamax dalam sidang kabinet paripurna.

Seperti diketahui, video sidang tersebut ditayangkan ke publik.

"Rakyat butuh minyak goreng dan bahan pokok tersedia, dengan harga terjangkau. Bahan bakar minyak tersedia dan harganya tidak melonjak. Kalau semprot sana-sini, tanpa ada perubahan dan solusi atas kesulitan yang dihadapi rakyat, ya, buat apa?" kata Herzaky dalam keterangan tertulis, Kamis (7/4/2022).

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra (Tribunnews/Istimewa)

Herzaky mengatakan, teguran yang diperlihatkan ke publik justru mencerminkan Jokowi seolah hanya bisa menyalahkan para pembantunya atas ketidakmampuan pemerintah memastikan sembako dan BBM tersedia dengan harga terjangkau.

Padahal, Jokowi permah menegaskan bahwa tidak ada visi dan misi menteri, yang ada hanya visi dan misi presiden.

"Semua kegagalan dan keberhasilan pemerintahan saat ini, adalah tanggung jawab presiden. Menteri hanya pelaksana, pembantu presiden," ujar dia.

Baca: Jokowi ke Para Menterinya: Jangan Ada Lagi yang Suarakan Penundaan Pemilu-Perpanjangan Masa Jabatan!

Baca: Kemarin Harga Pertamax Naik, Jokowi: Enggak Mungkin Kita Tidak Menaikkan yang Namanya BBM

Sebelumnya, Jokowi memerintahkan menterinya untuk sensitif dan memiliki sense of crisis.

Sebab, naiknya harga sejumlah komoditas pokok membuat situasi masyarakat menjadi sulit.

 "Sikap-sikap kita, kebijakan-kebijakan kita, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki sense of crisis, harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022).

Dia juga menegur jajarannya yang tak memberikan penjelasan ke publik soal kenaikan harga bahan bakar minyak, khususnya Pertamax. 

"Diceritakan dong kepada rakyat, ada empati kita gitu lho, enggak ada, yang berkaitan dengan energi nggak ada (penjelasan)," ucapnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved