Kemenhub Imbau Masyarakat Lakukan Vaksinasi Booster Jauh-jauh Hari Sebelum Mudik Lebaran

Pemudik sebaiknya tidak mengandalkan vaksin booster saat menjelang berangkat pulang kampung.


zoom-inlihat foto
Salah-satu-warga-Cempaka-Putih-sedang-menerima-vaksin-booster.jpg
Kompas.com/REZA AGUSTIAN
ILUSTRASI. Salah satu warga Cempaka Putih sedang menerima vaksin booster di RPTRA Cempaka Putih Jakarta Pusat, Rabu (12/1/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masyarakat yang ingin mudik Lebaran diimbau agar menerima vaksinasi booster jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.

Adita mengatakan, meski Kemenhub menyediakan layanan vaksinasi dalam jumlah terbatas di simpul transportasi, pemudik sebaiknya tidak mengandalkan vaksin booster saat menjelang berangkat pulang kampung.

"Jangan mengandalkan ketersediaan (vaksin) di tempat keberangkatan karena, satu, nanti ada antrean. Dua, kalau ada KIPI, Anda mengalaminya di perjalanan, kan itu enggak enak ya, enggak nyaman," kata Adita dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (7/4/2022).

Ilustrasi mudik Lebaran
Ilustrasi mudik Lebaran (TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S)

Adita menjelaskan, pemerintah tidak akan menyekat kendaraan pribadi untuk mengecek apakah pemudik sudah divaksinasi booster atau belum.

Maka, ia mengimbau masyarakat untuk sadar melakukan vaksinasi booster sebelum berangkat mudik.

Baca: Penjualan Sudah Dibuka, Tiket Damri Mudik Lebaran Dapat Dipesan via Online

Baca: Aturan Mudik Naik Pesawat, Wajib Pakai Masker 3 Lapis, Tidak Diizinkan Berbicara Selama Perjalanan

Pemerintah sengaja mengumumkan syarat vaksinasi booster agar masyarakat teredukasi bahwa ada syarat yang harus dipenuhi agar dapat mudik tanpa melakukan tes.

Kemudian, masyarakat juga masih punya banyak waktu untuk menerima vaksinasi Covid-19 sebelum berangkat mudik.

"Booster sudah tersedia di mana-mana, silakan melakukan vaksinasi dan setelah ada booster sebenarnya bisa dibilang Anda bisa meminimalisasi potensi untuk tertular atau sebaliknya juga menularkan," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah mengizinkan masyarakat yang sudah divaksinasi booster untuk mudik Lebaran tanpa menjalani tes Covid-19 sebelum berangkat.

Pemerintah mengizinkan warga yang belum mendapatkan vaksinasi booster untuk mudik, namun harus tes antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil negatif.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, warga yang baru dua kali menerima vaksin diperbolehkan mudik asal melakukan antigen 1x24 jam.

“Sedangkan yang baru pertama kali, harus melakukan PCR 3x24 jam,” kata Budi dalam rapat bersama dengan pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (6/3/2022).







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved