TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bredarnya beragam berita miring atas Rusia, membuat Presiden Vladimir Putin menyerukan ancaman dan denda ratusan juta ke situs Wikipedia.
Hal itu berlaku jika Wikipedia tak kunjung menghapus konten invasi Rusia ke Ukraina.
Ancaman tersebut dilontarkan Putin beserta otoritas komunikasi Rusia Roskomnadzor, usai Wikipedia tertangkap mengunggah sebuah konten yang menerangkan kekejaman Rusia yang menginvasi Ukraina.
Melansir Tribunnews.com, pemerintah Rusia menegaskan, jika nformasi yang disampaikan Wikipedia tersebut merupakan berita hoax yang tak terbukti kebenarannya.
Akibat unggahan konten tersebut, Wikipedia bahkan terancam denda mencapai 47.000 dola AS atau setara Rp 647 juta (dengan satuan USD Rp 14,350).
Baca: Joe Biden Sebut Putin Penjahat Perang, Minta Presiden Rusia Diadili
Melansir NPR, meskipun tak dijelaskan secara spesifik soal konten seperti apa yang dilarang tayang oleh wikipedia, namun unggahan yang dimaksud terkait informasi yang menjelaskan tentang sejarah, konteks perang serta operasi militer tertentu.
Selain itu, Putin turut melarang situs Wiki untuk menyebutkan jumlah korban manusia, jumlah pelanggaran hak asasi manusia, proses hukum, reaksi internaional, konskuensi ekonomi hinggan penggambaran media.
Adanya ancaman Putin atas Wikipedia pun membuat publik berspekulasi jika aksi ini merupakan upaya Rusia untuk melindungi Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk agar tak mendapat de-militerisasi dan de-Nazifikasi Ukraina.
Baca: AS Sebut Putin Dibohongi Penasihatnya, Diberi Informasi Keliru tentang Ukraina
Baca: Elon Musk Tantang Vladimir Putin Duel Satu Lawan Satu, Ukraina Sebagai Taruhannya
Menanggapi ancaman dari Putin, perwakilan Wikipedia menyatakan, jika informasi tersebut ditulis berdasarkan sumber yang akurat.
Mengingat, data yang ditulis berasal dari para sukarelawan Ukraina.
Diketahui, peringatan seperti ini bukan kali pertama yang dilakukan pemerintah Rusia. Putin sebelumnya juga sempat mengancam denda 93.000 dolar AS ke Google atas unggahan video YouTube yang membahas tentang Rusia.
Baca: Cak Imin Berharap Presiden Rusia Vladimir Putin Hadiri KTT G20 di Indonesia
Baca: KTT G20, Media Asing Wartakan Indonesia Tak Depak Rusia & Putin dari Pertemuan
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)
Baca selengkapnya terkait invasi Rusia di sini