Prajurit TNI dan Istri Dibunuh di Papua, KSAD Dudung Perintahkan Pangdam Cendrawasih Kejar Pelaku

KSAD Jenderal Dudung Abdurachman mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oleh sekelompok OTK yang membunuh prajurit TNI di Yalimo, Papua.


zoom-inlihat foto
Jenderal-TNI-Dudung-Abdurachman.jpg
TribunPapuaBarat.com/Safwan Raharusun
Jenderal TNI Dudung Abdurachman


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Prajurit TNI AD Bernama Sertu Eka Andriyanto (28) dan istrinya, Sri Lestari Indah Putri dibunuh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua pada Kamis (31/3/2022) sekitar pukul 06.00 WIT.

Mendengar insiden pembunuhan tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oleh sekelompok OTK itu.

Dudung juga langsung memerintahkan Pangdam XVII/Cenderawasih untuk mengejar pelaku pembunuhan yang menewaskan Sertu Eka dan istrinya.

"KSAD memerintahkan kepada Pangdam XVII/Cenderawasih untuk mengejar pelaku penembakan sampai dengan diketemukan dan dilakukan proses secara hukum," demikian keterangan tertulis Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad), Kamis (31/3/2022), dikutip dari Kompas.com.

Dudung juga memerintahkan kepada seluruh prajurit TNI AD yang melaksanakan tugas di daerah operasi untuk tidak ragu-ragu bertindak tegas terhadap pihak-pihak tertentu yang mengancam keselamatan pribadi maupun masyarakat sekitar.

Mantan Pangkostrad ini juga meminta prajuritnya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Jenderal Dudung, selaku pimpinan TNI AD, juga ikut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.

Dia juga akan mengurus hak-hak korban serta memperhatikan masa depan keluarganya.

Baca: Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Baca: Pimpin Pemakaman Serda Rizal Korban KKB Papua, Jenderal Dudung: Dia Gugur Sebagai Pahlawan

Kronologi

Sertu Eka Andrianto Hasugian, seorang Babinsa dan istrinya, Sri Lestari yang merupakan seorang tenaga kesehatan (nakes) menjadi korban pembunuhan yang dilakukan OTK di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua, Kamis (31/3/2022).

Insiden itu terjadi di kediaman Sertu Eka yang berada di Jalan Trans Elelim.

Wakil Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Wakapendam) XVII/Cenderawasih Letnal Kolonel (Letkol) Inf Candra Kurniawan mengatakan bahwa kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh OTK ini terjadi di kios milik korban di Jalan Trans Elelim pada Kamis pukul 06.15 WIT.

Sertu Eka adalah Babinsa Komando Rayon Militer (Koramil) 17/2-07/Kurulu, sedangkan istrinya bertugas di Puskesmas Elelim.

Ada luka tembak di tubuh Sertu Eka.

Sementara Sri Lestari mengalami luka bacok.

Aksi yang dilakukan para pelaku, kata Candra, cukup sadis lantaran tidak hanya membunuh pasangan tersebut.

Pelaku diduga juga melukai anak dari kedua korban yang masih balita.

"Anak balita yang merupakan anak dari kedua almarhum juga menjadi korban jari tangannya dipotong," kata Candra melalui keterangan tertulisnya, Kamis (31/3/2022).

Jenazah Sertu Eka kini berada di Puskesmas Ellim untuk dilakukan autopsi.

Sementara anak Sertu Eka berada di Puskesmas Elelim guna dirawat secara intensif dan segera dievakuasi ke Jayapura.

"Rencana mau dievakuasi ke Jayapura tapi sampai sekarang belum bisa karena di sana masih hujan," ujar Candra.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved