Tak Menuntut, Keluarga Sudah Ikhlas dengan Kematian Dokter Sunardi yang Ditembak Densus

Keluarga dokter Sunardi menyatakan ikhlas dengan peristiwa yang menewaskan Sunardi, tersangka teroris yang ditembak mati Densus 88 di Sukoharjo, Jaten


zoom-inlihat foto
Dokter-Sunardi-223.jpg
Twitter
Dokter Sunardi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Keluarga dokter Sunardi menyatakan ikhlas dengan peristiwa yang menewaskan Sunardi, tersangka teroris yang ditembak mati Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Rabu, (9/3/2022), malam.

Pernyataan tersebut disampaikan keluarga dokter Sunardi ketika ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukoharjo, Arif Budi Satria, bertakziah ke makam dokter Sunardi beberapa waktu lalu.

Menurut Arif, pihak keluarga menerima dengan ikhlas serta meyakini qodho dan qodar yang menimpa almarhum Sunardi adalah yang terbaik.

Arif juga menegaskan bahwa keluarga dokter Sunardi tidak akan melakukan tuntutan hukum atas perkara itu.

"Keluarga juga menyatakan tidak akan melakukan tuntutan hukum atas perkara tersebut dan menyatakan menerima dengan ikhlas," kata Arif, Senin (14/3/2022), dikutip TribunnewsWiki dari laman resmi Humas Polri.

Dikatakan Arif, salah satu putra Sunardi, dokter Musa, dua kali menyatakan bahwa keluarga menerima dengan ikhlas kematian almarhum dan tidak berniat memperkarakannya lewat jalur hukum.

"Pada pertemuan di rumah duka hari Jumat (11/3/2022) putra dokter Sunardi menyatakan begitu, pada hari Sabtu (12/3/2022) juga menegaskan hal yang sama. Saat kontak lewat telepon keluarga juga tetap pada statement bahwa keluarga menerima dengan ikhlas dan tidak berniat memperpanjang perkara ini," ungkap Arif.

Dokter Sunardi
Dokter Sunardi (Kolase Twitter @DeeJee_007)

Baca: Dokter Sunardi

Baca: Profil Dokter Sunardi, Terduga Teroris yang Ditembak Mati Densus, Alumni UNS-Anggota IDI Sukoharjo

Arif mengatakan bahwa IDI Sukoharjo mempunyai kewajiban moral untuk melakukan pendampingan saat ada anggotanya yang tertimpa musibah.

"Kita bantu trauma healing pada keluarga. Makanya kita lakukan kunjungan pada keluarga almarhum. Kegiatan yang dilakukan IDI Sukoharjo murni bersifat kemanusiaan," ujar dia.

Dokter Sunardi tercatat menjadi anggota aktif di IDI Kabupaten Sukoharjo.

Dia juga rajin mengurus perpanjangan keanggotaan serta surat izin prakteknya.

Petinggi Hilal Ahmar Society itu diketahui juga membuka praktik di rumahnya di Desa Gayam, Sukoharjo, serta di salah satu pondok pesantren di Polokarto.

Dokter Sunardi terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap oleh Densus 88.

Tersangka teroris tersebut ditangkap di Jalan Bekonang-Sukoharjo, Dukuh Cendono, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Rabu (9/3/2022), pukul 21.15 WIB.

"Pada saat dilakukan penangkapan pada saudara SU, saudara SU melakukan perlawanan terhadap petugas secara agresif yaitu dengan menabrakan mobilnya ke arah petugas yang sedang menghentikan tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, pada Kamis (10/3/2022), dikutip TribunnewsWiki laman Humas Polri.

Ramadhan mengatakan bahwa Sunardi menggoyangkan stir ke kanan dan ke kiri atau gerakan zig-zag yang tujuannya untuk menjatuhkan petugas.

Sunardi juga menabrak kendaraan masyarakat yang melintas.

"Dikarenakan situasi yang dapat membahayakan jiwa petugas dan masyarakat, sehingga petugas melakukan upaya paksa tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan tersangka dan mengenai di daerah punggung atas dan bagian pinggul kanan bawah," ujar Ramadhan.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved