Mantan Sekum FPI Munarman Dituntut 8 Tahun Penjara dalam Kasus Terorisme

Mantan Sekretaris Umum FPI Munarman dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.


zoom-inlihat foto
Eks-Sekretaris-Umum-FPI-Munarman-ditangkap-densus-88.jpg
Tribunnews.com, Igman Ibrahim
Eks Sekretaris Umum FPI Munarman


TRIBUNNEWSWIKI.CPOM - Mantan Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI) Munarman dituntut delapan tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Senin (14/3/2022), JPU menilai bahwa Munarman terbukti melanggar UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Munarman dianggap telah melanggar Pasal 14 Juncto Pasal 7,‚Äč Pasal 15, Juncto Pasal 7 serta Pasal 13 huruf C UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

"Menyatakan terdakwa Munarman telah terbukti secara sah yang dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana terorisme sebagaimanan dakwaan kedua," kata JPU, Senin (14/3/2022), dikutip dari Kompas.com.

"Menjatuhkan pidana penjara selama delapan tahun," imbuhnya.

Eks Sekretraris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di Perumahan Modern Hills, Cinangka-Pamulang, Tangerang Selatan, Banten pada Selasa (27/4/2021).
Munarman  (KOMPAS.com/Dian Erika)

Baca: Munarman

Baca: Polri Ungkap Alasan Munarman Ditutup Matanya Saat Ditangkap Densus 88

Munarman disebut terlibat dalam kegiatan baiat ISIS di Makassar, Sulawesi Selatan, dan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 24-25 Januari dan 5 april 2015.

Sementara itu, JPU juga menyebutkan hal-hal yang memberatkan Munarman.

Di antaranya tidak mendukung pemerintah dalam memberantas tindak pidana terorisme dan tidak mengakui perbuatan.

"Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana terorisme," kata jaksa.

"Hal yang meringankan terdakwa merupakan tulang punggung keluarga," lanjutnya.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved