Pertemuan Bersejarah Erdogan dengan Presiden Israel Isaac Herzog

Presiden Israel Isaac Herzog melakukan kunjungan penting ke Ibu Kota Turki, Ankara, pada Rabu (10/3/2022).


zoom-inlihat foto
Presiden-israel-dan-erdogan.jpg
STR / AFP
Presiden Israel Isaac Herzog (kiri) dan Presiden Turki Tayyip Erdogan berjabat tangan dalam konferensi pers di Ankara, Turki, pada 9 Maret 2022.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Israel Isaac Herzog melakukan kunjungan penting ke Ibu Kota Turki, Ankara, pada Rabu (10/3/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Isaac Herzog bertemu secara langsung dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Pada pertemuan itu, Israel dan Turki mengumumkan era baru dalam menjalin hubungan setelah lebih dari satu dekade putusnya hubungan diplomatik antara dua negara ini.

Perjalanan Herzog ke Turki yang mencakup pembicaraan dengan Erdogan pada Rabu adalah kali pertama oleh seorang presiden Israel sejak 2007, ketika mendiang Shimon Peres berpidato di parlemen Turki.

Tampil di depan kamera setelah pembicaraan, Erdogan menggambarkan bahwa kunjungan presiden Israel sebagai "kunjungan bersejarah" dan "titik balik" dalam hubungan Turki-Israel.

Erdogan mengatakan Turki siap untuk bekerja sama dengan Israel di sektor energi.

Dia menambahkan bahwa menteri luar negeri dan energi Turki akan segera mengunjungi Israel untuk pembicaraan lebih lanjut tentang peningkatan kerja sama ini.

"Tujuan bersama kami adalah untuk merevitalisasi dialog politik antara negara kami berdasarkan kepentingan bersama dan menghormati kepekaan bersama," kata Erdogan, dikutip TribunnewsWiki dari Al Ajzeera pada Kamis (10/3/2022).

Presiden Israel Isaac Herzog (kiri) dan Presiden Turki Tayyip Erdogan dalam konferensi pers di Ankara, Turki, pada 9 Maret 2022.
Presiden Israel Isaac Herzog (kiri) dan Presiden Turki Tayyip Erdogan dalam konferensi pers di Ankara, Turki, pada 9 Maret 2022. (STR / AFP)

Baca: Recep Tayyip Erdogan

Baca: Setelah Serbu Jemaah Palestina Secara Brutral, Israel Kini Kecam Invasi Rusia di Ukraina

Sementara Herzog mengatakan bahwa kunjungannya ini merupakan momen yang sangat penting bagi hubungan antara Israel-Turki.

"Suatu kehormatan besar bagi kita berdua untuk meletakkan dasar-dasar pengembangan hubungan persahabatan antara negara dan bangsa kita, dan untuk membangun jembatan yang penting bagi kita semua," kata Herzog dalam sebuah pernyataan dalam bahasa Ibrani.

Namun, kedua pemimpin mengakui bahwa perbedaan tetap ada, paling tidak pada masalah Palestina.

"Kami menyatakan pentingnya kami melampirkan untuk mengurangi ketegangan di kawasan itu dan melestarikan visi solusi dua negara," kata Erdogan.

"Saya menggarisbawahi pentingnya kita melampirkan status historis Yerusalem dan pelestarian identitas agama dan kesucian Masjid Aqsa," Masjid Al-Aqsa di Kota Tua bersejarah Yerusalem.

Israel merebut Yerusalem Timur dengan situs-situs suci Yahudi, Kristen dan Muslim - titik nol emosional dari konflik selama lebih dari satu abad - dalam perang 1967 dan mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak diakui oleh sebagian besar komunitas internasional.

Para pemimpin Palestina sering mencari Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan termasuk Tepi Barat dan Jalur Gaza.

"Kita harus sepakat sebelumnya bahwa kita tidak akan setuju dalam segala hal, itu adalah sifat hubungan dengan masa lalu yang kaya dengan kita," kata Herzog.

"Tetapi ketidaksepakatan yang ingin kami selesaikan adalah dengan saling menghormati dan keterbukaan melalui mekanisme dan sistem yang tepat dengan pandangan untuk masa depan bersama," ujarnya.

Ankara memiliki hubungan dekat dengan Hamas, yang memerintah Jalur Gaza.

Amerika Serikat dan Uni Eropa telah menetapkan Hamas sebagai organisasi "teroris".

Meskipun tampak mengurangi kritiknya terhadap Israel sebelum kunjungan Herzog, Ankara telah mengesampingkan komitmennya untuk mendukung kenegaraan Palestina.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved