AS Sebut Ukraina Sudah Punya Rencana Darurat jika Presiden Zelensky Terbunuh Pasukan Rusia

Kepala keamanan dan pertahanan Ukraina mengatakan pasukan Ukraina menggagalkan rencana pembunuhan Presiden Zelensky pekan lalu


zoom-inlihat foto
Volodymyr-Zelensky-1.jpg
AFP / GENYA SAVILOV
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan Ukraina memiliki rencana jika Presiden Volodymyr Zelensky mati dalam konflik dengan Rusia.

Zelensky berada di garis depan pertahanan Ukraina melawan Rusia.

Kemudian beredar laporan tentang setidaknya satu upaya pembunuhan dan serangan di dekat kediaman presidennya.

"Ukraina memiliki rencana yang tidak akan saya bicarakan atau perinci untuk memastikan bahwa kelangsungan pemerintahan tetap ada dengan satu atau lain cara. Dan biarkan saya berhenti di situ," Blinken kata Margaret Brennan di "Face the Nation" di CBS News, dikutip oleh Kompas.com.

Kepala keamanan dan pertahanan Ukraina mengatakan pasukan Ukraina menggagalkan rencana pembunuhan Presiden Zelensky pekan lalu, dengan bantuan dari anggota dinas keamanan Rusia.

Kemudian pada pekan itu, Zelensky menyindir Rusia setelah seorang ajudan utama mengklaim apa yang terlihat seperti pecahan rudal jatuh di dekat kediaman presiden di Kyiv.

Sekretaris Pers Ukraina Sergii Nykyforov mengunggah bagian yang tampak dari sebuah rudal di dekat kediaman presiden, Zelensky kemudian menjawab: "Meleset."

Volodymyr Zelensky
Volodymyr Zelensky (KANTOR KEPRESIDENAN UKRAINA via AP)

Blinken tidak memberikan informasi rinci mengenai rencana Ukraina dalam hal kematian Zelensky.

Namun demikian ia mengatakan bahwa dunia perlu bersiap untuk konflik ini.

Baca: Volodymyr Zelensky

Baca: Presiden Rusia Sebut Bisa Akhiri Invasi Rusia-Ukraina Namun Bersyarat, Simak Alasan Putin Sebenarnya

Rusia  menginvasi Ukraina pada 24 Februari. 

Pejabat Ukraina dan kelompok hak asasi manusia menuduh Rusia telah melakukan kejahatan perang, menuduh pasukan Putin membombardir penduduk sipil.

"Kami terus melihat Presiden Putin menggandakan dan menggali agresi terhadap Ukraina ini. Itu terus berlanjut. Sayangnya, Saya pikir kami harus bersiap secara tragis, untuk ini (perang) berlangsung selama beberapa waktu," kata Blinken pada Minggu (6/3/2022) sebagaimana dilansir Business Insider.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR KRISIS UKRAINA DI SINI





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved