Istri Tercinta Tewas akibat Serangan Rudal Rusia, Warga Ukraina Ini Ingin Vladimir Putin Mati

Oleg Rubak (32), warga Ukraina, menangis karena kehilangan istri tercintanya, Katia (29), yang tewas akibat serangan rudal dari Rusia.


zoom-inlihat foto
Oleg-Rubak.jpg
Emmanuel DUPARCQ / AFP
Oleg Rubak (32), seorang insinyur lokal yang kehilangan istrinya, Katia (29), yang tewas akibat serangan dari Rusia, berdiri di atas puing-puing rumahnya di Zhytomyr, Ukraina, pada 2 Maret 2022, setelah dihancurkan oleh pemboman Rusia sehari sebelumnya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Oleg Rubak (32), warga Ukraina, menangis karena kehilangan istri tercintanya, Katia (29), yang tewas akibat serangan rudal dari Rusia yang menghantam rumahnya di Kota Zhytomyr, Ukraina, pada Selasa, (1/3/2022).

Saat kejadian, Rubak sedang bermain dengan bayi perempuannya di ruang tamu di kediamannya di Zhytomyr, 150 kilometer (93 mil) barat Kyiv.

Pada Selasa malam sekitar pukul 10 di kota persimpangan jalan Ukraina, rumah bagi garnisun militer, sebuah rudal pertama menghantam dekat rumah keluarga itu.

Rudal yang jatuh dalam waktu satu detik di belakang gedung itu bisa mencongkel kawah sedalam lima meter yang saat ini penuh dengan air kotor dan sisa-sisa rumah Rubak yang hancur.

"Namanya Katia. Dia berusia 29 tahun. Satu menit saya melihatnya pergi ke kamar tidur, semenit kemudian sudah tidak ada," kata Rubak kepada kantor berita AFP, berdiri di dekat reruntuhan, dikutip TribunnewsWiki dari Al Jazeera, Kamis (3/3/2022).

"Saya harap dia ada di surga dan semuanya sempurna untuknya," sambungnya.

Sambil terisak dan meminta maaf serta menunjukkan tumpukan puing-puing rumahnya yang hancur, Rubak ingin seluruh dunia mendengar ceritanya.

"Di sanalah saya bersama putri kami yang berusia satu setengah tahun. Tapi Anda bisa lihat, itu bukan lagi rumah, bahkan bukan kamar, itu mungkin neraka," kata Rubak.

Oleg Rubak (32), seorang insinyur lokal yang kehilangan istrinya, Katia (29), yang tewas akibat serangan dari Rusia, berdiri di atas puing-puing rumahnya di Zhytomyr, Ukraina, pada 2 Maret 2022, setelah dihancurkan oleh pemboman Rusia sehari sebelumnya.
Oleg Rubak (32), seorang insinyur lokal yang kehilangan istrinya, Katia (29), yang tewas akibat serangan dari Rusia, berdiri di atas puing-puing rumahnya di Zhytomyr, Ukraina, pada 2 Maret 2022, setelah dihancurkan oleh pemboman Rusia sehari sebelumnya. (Emmanuel DUPARCQ / AFP)

Baca: Majelis Umum PBB Tuntut Rusia Segera Tarik Pasukannya dari Ukraina

Baca: Ulah Putin Perangi Ukraina Buat Roman Abramovich Jual Chelsea demi Kebaikan The Blues

Saat ledakan kedua terjadi, Rubak terlempar ke bawah puing-puing saat suara mengerikan diikuti oleh malam musim dingin yang dingin merobek rumahnya.

Menjangkau dengan ujung jarinya, Rubak menemukan ponselnya lalu menyalakan lampu, dan menemukan putrinya.

"Dia tidak bergerak, seketika duniaku jatuh, tetapi saya meraih tangannya dan dia mulai menangis. Itu adalah suara terindah yang pernah saya dengar dalam hidup saya," ujar Rubak.

Katia, bagaimanapun, masih berada di bawah batu bata dan balok langit-langit.

Rubak dengan putus asa menggalinya dengan tangan kosong, katanya, sambil menunjukkan bekas merah dan bekas luka.

Rubak menemukan mayatnya, sebagaimana yang ia takutkan. Ledakan pertama telah membuatnya tidak punya kesempatan.

"Katia adalah seorang ibu rumah tangga. Dia mencintai dua hal, saya dan putri kami," ungkap Rubak

Bahkan, saking geramnya dengan Putin, Rubak ingin orang nomor satu di Rusia itu mati dan masuk neraka.

"Saya harus tetap kuat. Aku tidak kedinginan. Saya hanya ingin seluruh dunia tahu apa yang terjadi," katanya, mengubah kemarahannya pada Putin.

"Saya ingin dia (Vladimir Putin) mati," kata Rubak tentang Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Biarkan dia (Putin) terpanggang di neraka untuk selama-lamanya," ujar Oleg Rubak.

Menurut pejabat Zhytomyr, serangan pada Selasa malam menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 20 lainnya, termasuk beberapa anak kecil.





Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved