Perwakilan Rusia dan Ukraina Akan Bertemu di Perbatasan Belarusia, Rencanakan Gelar Dialog

Invasi Rusia ke Ukraina terus berlanjut, kini delegasi kedua negara tersebut rencananya akan bertemu dan menggelar dialog di perbatasan Belarusia.


zoom-inlihat foto
Presiden-Ukraina-24.jpg
Capture Twitter@ZelenskyyUa
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merekam dirinya di luar kantor kepresidenannya di Kyiv, Ukraina, Sabtu (26/2/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Delegasi Rusia dan Ukraina rencananya akan bertemu dan menggelar dialog di perbatasan Belarusia pada Senin (28/2/2022) pagi waktu setempat.

Hal tersebut diungkap oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina, Evgeny Yenin.

Dilansir oleh Tribunnews, kantor Presiden Ukraina mengungkapkan Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko menelepon Presiden Ukarina Volodymyr Zelensky, Minggu (27/2/2022) pagi.

"Para politisi telah sepakat bahwa delegasi Ukraina akan bertemu dengan delegasi Rusia tanpa prasyarat di perbatasan Ukraina-Belarusia, dekat Sungai Pripyat," ujar perwakilan kantor Presiden Ukraina, Minggu (27/2/2022).

"Aleksander Lukashenko telah mengambil tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua pesawat, helikopter, dan rudal yang ditempatkan di wilayah Belarusia akan tetap berada di darat selama perjalanan, pertemuan, dan kepulangan delegasi Ukraina," imbuhnya.

Menhan Rusia Sergei Shoigu, kiri, Presiden Vladimir Putin, tengah, Kepala Staf Umum Valery Gerasimov, kanan. Putin memerintahkan pasukan penangkal strategis Rusia ke tugas tempur khusus atau bersiaga penuh, seperti dilansir RIA Novosti, Minggu (27/2/2022). Pasukan penangkal strategis Rusia dirancang mencegah agresi terhadap Rusia dan sekutu, serta mengalahkan agresor, termasuk dalam perang dengan senjata nuklir.
Menhan Rusia Sergei Shoigu, kiri, Presiden Vladimir Putin, tengah, Kepala Staf Umum Valery Gerasimov, kanan. Putin memerintahkan pasukan penangkal strategis Rusia ke tugas tempur khusus atau bersiaga penuh, seperti dilansir RIA Novosti, Minggu (27/2/2022). Pasukan penangkal strategis Rusia dirancang mencegah agresi terhadap Rusia dan sekutu, serta mengalahkan agresor, termasuk dalam perang dengan senjata nuklir. (Toronto Star Canada)

Baca: Uni Eropa Segera Kirim Bantuan Senjata ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Sebelumnya, Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa Ukraina siap untuk pembicaraan damai dengan Rusia.

Tetapi, Presiden Ukraina tersebut sempat menolak bertemu di negara tetangga Belarusia, sekutu Moskow yang digunakan sebagai tempat pementasan untuk invasi multi-cabang.

Dalam pesan video, Volodymyr Zelensky ingin bernegosiasi di tempat lain dan mendaftarkan kota-kota Bratislava, Istanbul, Budapest atau Baku, dan Warsawa sebagai tempat alternatif.

Dia menjelaskan lokasi lain pun memungkinkan namun Ukraina tidak menerima pemilihan Belarusia oleh Rusia.

“Setiap kota lain di negara yang wilayahnya tidak bisa diterbangkan rudal akan cocok untuk kita,” kata Zelenskyy.

Sementara itu, Rusia telah memberikan batas waktu kepada pejabat Ukraina pada hari Minggu untuk memutuskan apakah akan bertemu dan berdialog di kota Gomel, Belarusia.

Seorang tentara Ukraina berdiri di garis depan perbatasan dengan kelompok separatis yang didukung Rusia, Donetsk, 7 Februari 2022.
Seorang tentara Ukraina berdiri di garis depan perbatasan dengan kelompok separatis yang didukung Rusia, Donetsk, 7 Februari 2022. (ALEKSEY FILIPPOV / AFP)

Baca: Ukraina Sebut Tumbangkan 4.300 Tentara Rusia, Ratusan Tank dan Puluhan Pesawat Juga Hancur

Kepala delegasi Rusia, Vladimir Medinsky, dan ajudan Presiden Vladimir Putin menyebut kantor berita negara RIA Novosti, mereka menunggu tanggapan.

"Segera setelah kami menerima konfirmasi ini, kami akan segera berangkat untuk bertemu dengan rekan-rekan kami dalam negosiasi," kata Medinsky.

Tak hanya itu, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko juga mengatakan menunggu Ukraina datang ke negara tersebut untuk berdialog dengan Rusia, yang dijamu oleh Belarus.

"Kami menunggu. Semua orang di Gomel menunggu. Jika mereka datang maka akan ada negosiasi," beber Lukashenko.

Seperti diketahui, Belarus merupakan sekutu Rusia dan memainkan peran kunci dalam invasi Rusia ke Ukraina.

Prajurit Rusia menyerang melalui Belarus dengan dukungan dari pemerintah Belarus, menurut pejabat Ukraina.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal Rusia di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved