Bantah Kabar Kabur Melarikan Diri dari Kiev, Presiden Ukraina Unggah Video: Kami Tetap di Sini

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membantah kabar bahwa dia telah melarikan diri dari Ukraina.


zoom-inlihat foto
Volodymyr-Zelensky-1.jpg
AFP / GENYA SAVILOV
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membantah kabar bahwa dia telah melarikan diri dari Ukraina.

Ia pun mengunggah video diri bersama kabinetnya di Kiev, mengatakan "Kami di sini. Kami membela Ukraina."

Presiden Zelenskyy, mengumumkan bahwa dia, bersama Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal, masih berada di Kiev.

"Presiden ada di sini," kata Zelensky, dikutip dari Kompas.com.

"Dan kita di sini. Kita semua di sini membela Kemerdekaan kita, negara kita. Akan terus begitu. Kemuliaan bagi para pembela kita! Kemuliaan bagi Ukraina!"

Volodymyr Zelensky
Volodymyr Zelensky (Selebaran / PRESIDEN UKRAINA / AFP)

Pesannya mendapat banyak dukungan orang-orang di Twitter yang memuji keputusannya untuk tetap tinggal.

Kini, lebih banyak pemimpin Ukraina berkumpul untuk mengangkat senjata dan melindungi negara.

Seorang anggota parlemen Ukraina, Oleksiy Honcharenko, mengungkapkan kepada CNN bahwa dia telah memutuskan untuk tinggal dan melawan juga.

Dia pergi ke markas polisi untuk mengambil senjata.

"Saya bukan tentara profesional sama sekali, tapi saya bisa mencoba dan saya bisa melakukan yang terbaik dan saya akan melakukannya jika pasukan Rusia memasuki Kiev," kata Honcharenko melansir Newsweek pada Jumat (25/2/2022).

Baca: Volodymyr Zelensky

Baca: Meski Kalah di 3 Kota, Rusia Berhasil Duduki Konotop dan Kepung Kota Lainnya di Ukraina

Kemudian, beradar laporan bahwa warga sipil juga berkumpul di kota itu.

Radio Free Europe melaporkan bahwa di jalan-jalan Kiev, orang-orang bersenjata dengan pakaian sipil membawa AK-47 dan, dalam satu kasus, sebuah RPG.

Parlemen Ukraina pada Rabu (23/2/2022) memberikan suara untuk menyetujui undang-undang yang memberi warga negara hak  memanggul senjata, hanya beberapa jam sebelum serangan Rusia.

Pejabat AS mengatakan mereka khawatir Kiev bisa jatuh di bawah kendali Rusia dalam beberapa hari.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR KRISIS UKRAINA DI SINI





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved