TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gus Miftah meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi perihal pagelaran wayang yang digelar di pesantrennya di Pondok Pesantren, Ora Aji, Sleman Yogyakarta, beberapa waktu lalu.
Pagelaran wayang tersebut telah dinilai penuh sindiran yang diduga ditujukan untuk pendakwah Ustaz Khalid Basalamah.
Khalid Basalamah sempat mempermasalahkan terkait keharaman wayang.
Pertunjukan wayang tersebut diketahui dilakukan oleh dalang ki Warseno Slank.
Kala itu, ki Warseno Slank menunjukkan lakon yang diduga mirip seperti Ustaz Khalid Basalamah digebuk oleh lakon wayang lain.
Penggalan dari video pertunjukan tersebut kemudian menjadi viral di media sosial (medsos).
Baca: Gus Miftah
Baca: Sosok Dalang yang Panen Hujatan, Mainkan Wayang Mirip Ustaz Khalid Basalamah di Ponpes Gus Miftah
Atas kegaduhan yang terjadi, Miftah Maulana Habiburrahman, nama lengkap Gus Miftah, menyampaikan permohonan maaf.
"Ok fine. Saya minta maaf atas kegaduhan yang terjadi, bukan karena nanggap wayangnya!" kata Gus Miftah, dikutip TribunnewsWiki di akun Instagram @gusmiftah, Kamis (24/2/2022).
Gus Miftah menuturkan bahwa dalang ki Warseno sudah menegaskan dalang takn bisa diintervensi atas lakon yang dibawakannya pada pagelaran.
Menurut dia, pertunjukan wayang akan punah jika tidak ada lagi yang menanggap pertunjukan ini.
Baca: Ustaz Khalid Basalamah Minta Maaf: Saya Tak Punya Niat Menghapuskan Wayang dari Sejarah Nenek Moyang
Ia pun heran upayanya 'menanggap' pertunjukan wayang justru disalahkan.
"Musnahnya wayang itu sederhana kok, kalau sudah tidak ada yang nanggap dan nguri2. Lha Miftah nanggap saja supaya kelestariannya terjaga malah disalahkan," kata Miftah.
"Pokoknya Miftah salah, dan harus minta maaf, ok salahkan saya jangan dalangnya, pokoke salahnya Miftah," lanjutnya.
Baca: Ustaz Khalid Basalamah
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini