TRIBUNNEWSWIKI.COM - Insiden kebarakan terjadi di Pasar Gembong, yang berlokasi di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu (20/2/2022) sekira pukul 03.40 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut lantaran pasar sedang tidak beroperasi.
Akan tetapi, akibat amukan si jago merah, sebanyak 102 kios di Pasar Gembong dilaporkan ludes atau hangus terbakar.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, berujar bahwa kebakaran terjadi secara cepat lantaran banyak bahan yang mudah terbakar.
"Ada asap hitam yang berasal dari lapak sembako yang berada di dalam pasar, waktu itu melihat api langsung membesar dan merambat ke kios yang lain," kata Abdul Munir, Minggu (20/2/2022), dikutip dari Tribun Jakarta.
Abdul Munir menyebutkan bahwa kebakaran tersebut terjadi diduga lantaran adanya korsleting listrik dari salah satu ruko penjual baju.
"Diduga akibat konsleting listrik arus pendek di salah satu ruko penjual baju," kata Abdul Munir.
Baca: Salim Ivomas Pratama Bantah Timbun 1,1 Juta Kg Minyak Goreng di Sumut: Semua Stok adalah Pesanan
Baca: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Salurkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Korban Banjir Sukabumi
Selang dua jam, api berhasil dipadamkan usai 30 personel BPBD Kabupaten Tangerang diterjunkan.
Sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan guna memadamkan api yang telanjur menghanguskan ratusan kios di Pasar Gembong.
"Api berhasil dipadamkan pukul 05.15 WIB dan sekarang sedang proses pendinginan," ujar Abdul Munir.
Abdul Munir menyebutkan bahwa kerugian akibat kebarakan tersebut ditaksir mencapai Rp1 miliar.
"Pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksirkan mencapai Rp 1 miliar lebih," kata Abdul Munir.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni) .
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini