TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pria berinisial RPB (54) menjadi sorotan karena menodongkan pistol angin atau airsoft gun kepada kuli bangunan di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Pria tersebut diketahui merupakan seorang pengusaha yang bergerak di bidang properti.
Aparat kepolisian telah menangkap pria yang menodongkan pistol kepada kuli bangunan di salah satu rumah di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, itu.
Aksi pelaku diketahui setelah video yang merekam peristiwa penodongan tersebut viral di media sosial (medsos).
Atas aksinya itu, RPB ditetapkan sebagai tersangka.
Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pengancaman dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E. Zulpan berujar bahwa penetapan tersangka ini dilakukan seusai penyidik melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan korban.
Baca: Viral Video Pengemudi Mobil Acungkan Pistol & Tongkat ke Sopir Truk, Ternyata Pistol Mainan
Baca: Kartu Anggota Perbakin Pengemudi Fortuner yang Todongkan Airsoft Gun di Duren Sawit Tak Terdaftar
Zulpan mengatakan penyidik telah melakukan pendalaman, termasuk mempelajari video yang viral.
"Melakukan penegakan hukum, mengamankan, memeriksa serta hari ini sudah menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka," kata Zulpan, Selasa (15/2/2022), dikutip dari Kompas.com.
Zulpan menjelaskan bahwa penyidik juga menyita beberapa barang bukti, di antaranya senjata airsoft gun, baju dan celana yang digunakan tersangka, serta 20 butir peluru airsoft gun.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku merasa terganggu dengan suara yang ditimbulkan oleh korban yang sedang mengetok tembok rumah yang sedang direnovasinya.
"Motif yang melatarbelakangi kasus ini adalah tersangka merasa kesal dan terganggu dan tidak nyaman dengan suara berisik yang ditimbulkan oleh korban," ujar Zulpan.
"Kebetulan saat itu sedang beraktivitas di rumahnya, yaitu sedang melakukan kegiatan zoom meeting di ruang kerjanya," lanjutnya.
Pelaku yang kesal akhirnya mendatangi lokasi kejadian dan meminta para kuli bangunan untuk menghentikan aktivitasnya.
Akan tetapi, pengusaha properti itu merasa tidak digubris oleh para pekerja di lokasi.
Kemudian pelaku menodongkan pistol yang dibawanya ke arah korban.
"Pelaku melihat gelas teh berisi air disiram ke muka korban, kemudian pelaku menodongkan senjata airsoft gun sambil berkata 'daripada ini dengkul kena atau kaki yang kena' sambil menodongkan," kata Zulpan.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini