Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Johan Cruijff Arena merupakan stadion sepak bola yang menjadi markas klub Ajax Amsterdam.
Menariknya, atap dari stadion ini bisa dibuka dan ditutup.
Kapasitas stadion ini mencapai 54.990.
Nama stadion ini diambil dari nama legenda sepak bola Belanda "Johan Cruijff".
Awalnya, stadion ini bernama Amsterdam ArenA.
Nama stadion ini berubah menjadi "Johan Cruijff Arena" pada 25 April 2017.
Perubahan nama itu untuk menghormati dan mengenang legenda Ajax dan sepak bola Belanda, Johan Cruyff.
Selain itu, ia juga merupakan putra daerah Amsterdam.
Johan Cruyff sendiri meninggal dunia pada 24 Maret 2016 di Barcelona, Spanyol di usia 69 tahun.
Perubahan nama itu sendiri setelah berdiksusi dengan keluarga Cruyff serta pihak dewan kota Amsterdam kepada Ajax. (1)
Baca: Santiago Bernabeu
Sejarah #
Sejarah dibangunnya Johan Cruijff Arena berawal ketika Amsterdam mencoba mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade 1992.
Namun, proyek ini akhirnya terbengkalai setelah Amsterdam kalah dari Barcelona yang menjadi tuan rumah Olimpiade 1992.
Meski begitu proyek tersebut akhirnya dilakukan dengan melakukan beberapa perubahan desain, berdasarkan desain stadion sebelumnya.
Akhirnya pembangunan stadion ini dimulai pada tahun 1993 hingga selesai dan diresmikan pada 14 Agustus 1996.
Stadion megah ini kemudian dipakai Ajax Amsterdam sebagai markas.
Selain itu,timnas Belanda juga sering menggunakan stadion ini untuk pertandingan penting. (2)
Baca: Emirates Stadium
Inovasi #
Dalam perkembangannya, Stadion Johan Cruyff Arena semakin canggih dan memiliki teknologi ramah lingkungan.
Johan Cruyff Arena dapat menghasilkan energi yang bisa diperbarui melalui panel surya dan memanfaatkan tenaga angin.
Pengaplikasian teknologi dan energi yang dapat diperbarui ini juga mendukung program pengurangan gas karbon dan emisi kota Amsterdam.
Kelebihan dari stadion ini adalah atapnya bisa digeser.
Di atasnya terdapat 4200 panel surya serta dipasang pula penampung air hujan.
Tidak hanya itu, stadion ini menggunakan rumput yang memiliki kualitas terbaik.
Dalam perawatannya, rumput ini diberi nutrisi yang sesuai agar tak ada pemborosan.
Stadion ini juga didesain agar orang-orang yang datang tak memberikan banyak polusi.
Sehingga di area ini didirikannya tempat pengisian daya untuk mobil listrik.
Sekitar 80 persen penerangan di stadion ini menggunakan lampu LED.
Lampu tersebut bisa mengatur tingkat cahaya secara otomatis.
Inovasi lain yang dilakukan di Johan Cruyff Arena adalah tersedianya tempat penyimpanan energi.
Tempat penyimpanan energi ini merupakan daur ulang dari baterai yang sudah tak dipakai.
Dari daur ulang ini mampu mampu menyimpan tenaga sebesar 3 megawatt.
Energi terbarukan ini mengurangi penggunaan generator disel.
Bahkan dapat memberikan aliran listrik kepada rumah-rumah di sekitar stadion. (2)
Baca: Allianz Arena
Pertandingan Penting #
Johan Cruijff Arena kerap dijadikan tempat untuk menggelar laga-laga penting.
Pada 1998 stadion ini digunakan untuk Final Liga Champions 1998 antara Real Madrid melawan Juventus.
Pada 2013 stadion ini digunakan untuk laga Final Liga Europa antara Benfica vs Chelsea.
Selain itu, pada EURO 2020 tim nasional Belanda menggunakan stadion ini sebagai markasnya. (1)
Baca: London Stadium
Lokasi #
Johan Cruyff Arena terletak di Amsterdam, Belanda.
Tepatnya beradaa berada di taman perkantoran modern di tenggara Amsterdam.
Lokasi ini kurang lebih jaraknya 10 kilometer dari pusat kota.
Stadion ini paling pas dijangkau dengan kereta api atau jaringan kereta metro, Superfriends. (3)
(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)
| Nama Stadion | Johan Cruijff Arena |
|---|
| Lokasi | Amsterdam, Belanda |
|---|
| Markas | Ajax Amsterdam |
|---|
| Pembangunan | 1993-1996 |
|---|
Sumber :
1. jakarta.tribunnews.com
2. boladunia.skor.id
3. www.superlive.id