Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kapal Selam Scorpene adalah kapal selam kelas diesel-listrik.
Kapal selam tersebut diproduksi oleh DCNS Prancis bersama dengan Navantia, sebuah perusahaan asal Spanyol.
Namun, beberapa waktu yang lalu, kedua perusahaan tersebut resmi berpisah.
Kini, Scorpene dipasarkan oleh DCNS saja.
Pemasaran #
Salah satu pembeli Scorpene adalah Chili pada tahun 2005 dan 2006.
Chili membeli dua unit Scorpene.
Sebelumnya, Malaysia juga memesan dua kapal selam Scorpene pada tahun 2002.
India memeasan Scorpene yang dibangun di Dok Mazagon, Bombay.
Baca: Monumen Kapal Selam Surabaya
Scorpene pesanan India dilengkapi dengan rudal anti-kapal yang diluncurkan di bawah air.
Brasil juga memesan Scorpene sebanyak empat unit.
Pesanan Brasil dilengkapi dengan sistem propulsi nuklir asli.
Spesifikasi #
Kapal selam Scorpene dirancang dengan memaksimalkan kemampuan siluman.
Kapal selam tersebut memiliki fitur akustik, magnetik, elektromagnetik, dan inframerah yang sangat rendah.
Baca: Konflik Laut China Selatan Memanas, Kapal Militer AS & China Hampir Tabrakan,Cuma Berjarak 100 Meter
Kapal selam tersebut memiliki kemampuan membawa 30 ranjau laut.
Selain itu, Scorpene juga dilengkapi senjata torpedo anti-kapal, torpedo anti-kapal laut, dan rudal jarak jauh.
Scorpene dapat digunakan untuk menyelam hingga 350 meter, meluncur dengan kecepatan 20 knots (37 km/jam) di dalam air, dan 12 knots (22 km/jam) di permukaan.
Scorpene mampu membawa 32 kru di dalam kapal. (1)
Scorpene juga memiliki sistem tempur SUBTICS (Submarine Tactical Integrated Combat System).
Klasifikasi #
Kapal selam Scorpene dibangun dengan empat varian.
Empat varian tersebut antara lain CM-2000 (61,7 meter) AM-2000 (70 meter), CA-2000, dan S-BR (75 meter).
Varian CM-200 merupakan kapal selam dengan sistem diesel listrik konvensional.
Sementara itu, varian AM-2000 merupakan kapal selam dengan teknologi AIP (Air Independent Propulsion). Teknologi AIP membuat varian ini mampu menyelam lebih lama.
Varian CA-2000 berukuran lebih kecil.
CA-2000 berfungsi untuk menjaga pantai, menggunakan uap bahan bakar untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.
Baca: Kapal Selam KRI Nanggala-402
CA-2000 mampu menyelam hingga tiga pekan.
Rata-rata harga pembuatan Scorpene mencapai USD 450 juta atau setara dengan Rp 6,4 triliun.
Namun, harga yang ditentukan beragam tergantung pada jenis, spesifikasi, serta kelengkapan persenjataan sesuai pesanan. (2)
(Tribunnewswiki.com/Yusuf)
| Pengembang | DCNS Prancis dan Navantia |
|---|
| Pengguna | Chili, Malaysia, Brasil, India, dan Israel |
|---|
| Varian | CM-2000, AM-2000, CA-2000, dan S-BR |
|---|
| Harga | USD 450 juta |
|---|