Eks Pemain Timnas U-16 Ahmad Afi Meninggal Dunia di Usia 17 Tahun Karena Sakit

Mantan pemain tim nasional (timnas) Indonesia U-16 yang bernama Ahmad Faruq Idhom Afi telah meninggal dunia pada usia 17 tahun.


zoom-inlihat foto
Ahmad-Faruq-Idhom-Afi.jpg
PSSI Jatim
Pesepak bola muda asal Surabaya, Jawa Timur, Ahmad Faruq Idhom Afi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan pemain tim nasional (timnas) Indonesia U-16 yang bernama Ahmad Faruq Idhom Afi telah meninggal dunia pada usia 17 tahun.

Pemain sepak bola muda yang mengidolakan Andik Vermansah itu meninggal karena penyumbatan darah di otak.

Afi meninggal dunia di RSUD dr Soewandi Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (9/2/2022) pukul 08.00 WIB.

Ahmad Afi yang menderita lumpuh setelah terjatuh itu sempat menjalani perawatan selama tiga pekan sejak Rabu (19/1/2022).

Informasi terkait meninggalnya Afi disampaikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Saya dapat kabar, adik Afi yang pernah ikut seleksi sepak bola nasional PSSI dan kemarin sakit karena jatuh, hari ini meninggal dunia di rumah sakit. Saya mohon doanya," kata Eri di Surabaya, Rabu (9/2/2022), dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, Ayah Afi, Abdurrohman belum lama ini menceritakan bahwa anaknya ini sakit sejak 24 Juni 2020 setelah terpeleset di rumahnya.

"Awalnya, Afi terpeleset di depan kamar mandi dan tidak sadarkan diri. Mau makan dan minum langsung kejang," kata Abdurrohman, Sabtu (22/1/2022).

Baca: Ini 2 Penyebab Timnas Indonesia Batal Ikut Piala AFF U-23, Shin Tae-yong Tak Ingin Ambil Risiko

Baca: Kabar Duka, Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin AF Meninggal Dunia

Dikatakan Abdurrohman, Afi sempat dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga di Surabaya.

Kala itu, kondisi fisik Afi terbilang normal dan tidak ada bekas luka apa pun.

Afi juga masih bisa berbicara selama lima hari usai terpeleset.

Akan tetapi, setelahnya Afi tidak bisa berkomunikasi lagi.

Dia hanya bisa merespons saat ada seseorang yang memanggil maupun mengajaknya berinteraksi.

Ilustrasi duka
Ilustrasi duka (Shutterstock)

Keluarga pun membawa Afi ke RSAL Surabaya dan menjalani perawatan sekitar dua bulan.

Berdasarakan hasil pemeriksaan, Afi kemudian diketahui mengalami penyumbatan darah di otak.

"Dari hasil pemeriksaan, baru diketahui bahwa Afi mengalami penyumbatan darah di otak. Oleh dokter mau di-scan, keluarga saat itu tidak mau karena harus dioperasi," kata Abdurrohman.

Karier Afi di sepak bola sudah dimulainya sejak masa kanak-kanak.

Abdurrohman yang melihat bakat sepak bola Afi kemudian mengikutkannya ke sekolah sepak bola (SSB) di Surabaya.

Walaupun berpostur kecil, Afi begitu lincah bahkan sampai dijuluki "Afi kancil" oleh kawan-kawannya.

"Dulu Afi sempat juara harapan Piala Wali Kota Surabaya 2016 dan juara turnamen Piala Mitra Surabaya," ujar Abdurrohman.

Abudrrohman kemudian terus mendukung Afi untuk ikut seleksi timnas U16 dan akhirnya dipanggil memperkuat skuad dari pelatih Bima Sakti.

"Sebelum Afi sakit itu, dia dapat panggilan timnas U16. Seleksi pertama Afi lolos, tetapi seleksi kedua tidak bisa hadir karena sakit," kata dia.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved