Oki Setiana Dewi Bagikan Video Versi Panjang Ceramahnya yang Dianggap Normalisasikan KDRT

Oki Setiana Dewi buka suara dan minta maaf soal video ceramahnya yang viral dan dianggap menormalisasikan KDRT, Sabtu (5/2/2022).


zoom-inlihat foto
urtadzah-Oki-Setiana-Dewi-1.jpg
WartaKota/Nur Ichsan
Oki Setiana Dewi buka suara soal video ceramahnya yang viral dan dianggap menormalisasikan KDRT


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Oki Setiana Dewi akhirnya angkat bicara terkait tudingan menormalisasikan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) melalui ceramahnya.

Dalam unggahan Instagram pribadinya, Oki menyebut bahwa video ceramahnya yang viral di media sosial merupakan potongan.

Oki menegaskan, ia sangat mengharamkan KDRT. Kakak dari YouTuber Ria Ricis ini juga memberikan video ceramah dengan versi yang lebih panjang.

"Tentu saya sangat menolak kekerasan dalam rumah tangga. Mohon maaf lahir batin atas kesalahan dalam menyampaikan dan semoga Allah mengampuni saya dalam setiap kesalahan-kesalahan saya," tulis Oko dikutip Kompas.com, Jumat (4/2/2022).

Meski demikian, Oki meminta agar Sang Pencipta tetap membimbing setiap ucapannya sehingga mendatangkan maslahat.

"InsyaAllah saya akan terus belajar, memperbaiki diri dan menyampaikan dengan lebih baik ke depannya. Mohon bimbingan juga dari sahabat2 semua," tulis Oki.

Diberitakan sebelumnya, Oki Setiana Dewi menjadi sorotan warganet Twitter lantaran video dakwahnya yang membahas perihal KDRT.

Oki Setiana Dewi buka suara soal video ceramahnya yang viral dan dianggap menormalisasikan KDRT
Oki Setiana Dewi buka suara soal video ceramahnya yang viral dan dianggap menormalisasikan KDRT (Instagram Oki Setiana Dewi)


Baca: Oki Setiana Dewi Minta Maaf: Saya Sangat Menolak Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Dalam video tersebut, Oki menceritakan sebuah kisah pasangan suami istri di Jeddah yang sedang bertengkar.

Kemudian, sang suami memukul istrinya hingga menangis dan lebam.

Tak lama kemudian, orang tua sang istri pun datang ke rumah mereka.

Oki menceritakan, saat masih dalam kondisi mata sembab dan menangis, ibu dari wanita itu bertanya, namun sang istri justru menutupi kelakukan suaminya di depan ibunya.


Baca: Isi Ceramah Oki Setiana Dewi yang Bahas KDRT Berujung Banjir Kritik

"Padahal bisa loh istrinya ngadu sama orangtuanya, 'Aku baru dipukul, ada KDRT kekerasan dalam rumah tangga, suamiku itu,'" kata Oki dalam video yang ramai dibicarakan.

"Kan kalau perempuan kadang-kadang suka lebai ceritanya enggak sesuai kenyataan. Orang kalau lagi marah, lagi sakit hati ceritanya suka dilebih-lebihkan," imbuhnya, mengutip Kompas.com.

Suami yang merasa terharu akan sikap sang istri yang meutupi aibnya, suami itu pun lantas diceritakan Oki semakin menyayangi istrinya.

"Suaminya luluh hatinya, menyimpan aibku sendiri, luar biasa. Makin sayang dan cintalah suaminya tersebut," cerita Oki.

Baca: Oki Setiana Dewi Minta Maaf setelah Isi Ceramahnya yang Bahas KDRT Tuai Kritikan

Tanggapan Sejumlah Tokoh Soal Viralnya Video Ceramah Oki

Karena video ceramahnya yang viral, Oki Setiana Dewi menjadi bulan-bulanan warganet.

Bahkan, beberapa tokoh turut menanggapi video viral ceramah Oki Setiana Dewi.

Dilansir TribunSeleb.com, mulai dari Legislator PKB, Jaringan Muslim Madani hingga Komnas Perempuan ikut berkomentar.

Selain itu, penulis Novel Okky Madasari melalui akun Twitter pribadinya sempat mengomentari video tersebut.

Okky Madasari menyebut jika potongan ceramah yang disampaikan Oki Setiana Dewi berbahaya.

"Nyaris nggak pernah saya ngomentari orang dakwah, karena itu soal kepercayaan dan audiensnya jelas umatnya sendiri," kata Okky.

"Pernah satu acara sama Oki Setiana Dewi, baik dan ramah. Untuk itu, semoga Oki paham apa yang disampaikan ini salah, berbahaya dan bisa menjadi justifikasi KDRT," ujar Okky.

Baca: Instagram Oki Setiana Dewi Digeruduk Warganet setelah Isi Ceramahnya soal KDRT Tuai Kontroversi

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)

Baca selengkapnya terkait Oki Setiana Dewi di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved