TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa dirinya telah mendapatkan hasil positif Covid-19, Senin (31/1/2022).
"Saya merasa sehat dan tidak memiliki gejala," ungkap perdana menteri berusia 50 tahun tersebut dalam sebuah konferensi pers dikutip dari AFP, Selasa (1/2/2022).
Justin Trudaeu telah mengumumkan minggu lalu bahwa dia telah mengasingkan diri setelah terpapar virus corona dua dari tuga anaknya yang dinyatakan positif.
Trudaeu yang menerima dosis ketiga dari vaksin Covid-19 pada Januari, medesak warga Kanada untuk segera vaksin, ketika negara itu memerangi peningkatan kasus dan rawat inap karena varian Omicron.
Dia tidak akan hadir secara fisik untuk kembalinya parlemen Senin setelah liburan musim dingin, mengatakan dirinya akan bekerja dari jarak jauh minggu ini dan akan terus mengikuti pedoman kesehatan masyarakat.
Baca: Jimin BTS Dinyatakan Positif Covid-19 dan Baru Menjalankan Operasi Usus Buntu
Baca: Cha Jun Ho dan Lee Hyeop DRIPPIN Dinyatakan Positif Covid-19
Di luar parlemen, protes massal yang dipimpin oleh pengemudi truk Kanada yang menentang mandat vaksin untuk melintasi perbatasan Kanada-AS berlanjut untuk hari ketiga.
Demonstrasi itu jauh lebih kecil daripada saat akhir pekan ketika sekitar 8 ribu pemrotes berkumpul di ibu kota dengan membunyikan klakson, menyumbat jalan-jalan di pusat kota dan memaksa penutupan toko, sekolah, dan klinik vaksin Covid.
Trudeau membela mandat vaksinasi, mencatat bahwa 90 persen pengemudi harus sudah divaksinasi.
"Bukan dengan berdemonstrasi melawan pandemi tetapi dengan mendapati vaksinasi," bahwa Kanada akan mengakhiri pembatasan kesehatan masyarakat yang bertujuan memperlambat penyebaran virus, katanya.
Perdana Menteri juga mengutuk tidakan beberapa pemrotes selama akhir pekan, ketika demonstran telah menyebarkan pesan rasis dan mengibarkan bendera Nazi, serta menari dan kencing di National War Memorial.
Beberapa juga dilaporkan memaksa dapur umum setempat untuk menyajikan makanan yang ditujukan untuk para tunawisma.
"Kami tidak terintimidasi oleh mereka yang menghina dan melecehkan pekerja bisnis kecil dan mencuri makanan dari para tunawisma," kata Trudeau.
"Kami tidak akan menyerah pada mereka yang mengibarkan bendera rasis. Kami tidak akan menyerah pada mereka yang terlibat dalam vandalisme atau mencemarkan ingatan para veteran kami," tambahnya.
Polisi telah membuka beberapa penyelidikan kriminal atas dugaan ancaman dan intimidasi oleh para pengunjuk rasa.
Baca: Enzy Storia Positif Covid-19, Berharap Cepat Sembuh Agar Bisa Hadiri Konser John Mayer
Baca: Lee Sang Yoon Positif Covid-19, Batal Tampil dalam Drama Freuds Last Session
Pada hari Senin, sebuah truk bertabrakan dengan penghalang polisi yang menghalangi akses ke kantor parlemen.
"Tidak ada korban luka dan situasinya berkurang," kata seorang juru bicara polisi kepada AFP.
Provinsi Ontario terpadat di negara itu, tempat Trudeau tinggal di ibu kota Ottawa, diperkirakan akan mulai melonggarkan pembatasan Covid-19 mulai Senin.
Memungkinkan restoran, bar, tempat olahraga, dan bioskop dibuka kembali.
Kanada telah mencatat lebih dari 2,9 juta kasus Covid-19 dan lebih dari 33 ribu kematian sejak awal pandemi.
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)
Baca artikel lainnya terkait Covid-19 selengkapnya di sini