Mengenal Gejala Omicron pada Orang Dewasa, Sulit Dibedakan dengan Batuk Pilek Biasa

Varian ini disebut-sebut memiliki gejala yang lebih ringan terhadap orang dewasa, bahkan mirip batuk pilek biasa.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-varian-Omicron-2.jpg
Kompas/Akbar Bhayu
Ilustrasi varian Omicron


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus Covid-19 akibat varian Omicron terus meningkat.

Varian ini disebut-sebut memiliki gejala yang lebih ringan terhadap orang dewasa, bahkan mirip batuk pilek biasa.

Namun, benarkah demikian?

Dikutip dari University of California Davis Health, varian Omicron memiliki gejala yang sangat identik dengan varian lainnya, termasuk varian Delta.

Hanya saja, yang membedakan adalah gejalanya jauh lebih ringan dan tidak menyebabkan gejala berat seperti pneumonia, yang mengharuskan pasien di rawat di rumah sakit.

Secara umum, berikut adalah gejala Omicron pada orang dewasa :

  • Batuk
  • Pilek
  • Demam
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan

Kemudian, gejala khas Covid-19 lainnya, seperti kehilangan penciuman dan perasa, cukup jarang terjadi pada pasien varian Omicron.

Ilustrasi flu.
Ilustrasi flu. (via intisari)

Hal tersebut membuat infeksi Covid-19 varian Omicron sulit dibedakan dengan batuk pilek biasa apabila tidak dilengkapi dengan tes yang memadai.

Lorena Garcia, profesor dari University of California Davis, menjelaskan, gejala Omicron sangat mirip.

Baca: Covid-19 Varian Omicron

Baca: Kemenkes Janjikan Seluruh Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Gratis dan Jadi Tanggungan Negara

Hanya saja, perbedaan gejala dan tingkat keparahan yang dirasakan berbeda-beda berdasarkan apakah mereka sudah divaksinasi atau belum.

Pada pasien yang sudah divaksinasi dan mendapatkan booster, gejala yang timbul biasanya ringan, bahkan cenderung tanpa gejala.

Kemudian, pada pasien yang belum divaksin, gejalanya bisa lebih parah, hingga butuh dirawat di rumah sakit atau menyebabkan kematian.

Alasan varian Omicron lebih mudah menular dibandingkan varian lainnya adalah viral load.

Viral load adalah jumlah virus dalam darah, yang bermutasi Mutasi pada virus SARS-CoV-2 sehingga membuat virus ini lebih mudah menempel pada inang dan bereplikasi lebih cepat.

Viral load pada pasien Omicron sangat tinggi membuat virus lebih infeksius atau lebih mudah menular ke orang lain.

Tingkat viral load ini bahkan lebih tinggi dari varian varian Delta.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR OMICRON DI SINI

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved