TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sosok Aprizal Zainal atau kerap disapa Pak Arib, mendadak menjadi sorotan warganet khususnya media sosial Twitter.
Pria berusia 56 tahun itu tidak tahu jika dirinya viral dan menjadi perbincangan netizen.
Sebuah unggahan dari @txtdrakuntasi menceritakan sosok Pak Arib yang mampu mengajar beraga mata pelajaran, mulai dari sains, sosial hingga bahasa, Minggu (23/1/2022).
Hingga Senin (25/1/2022), unggahan tersebut telah disukai sebanyak 91 ribu lebih, 22,7 ribu retweets dan 3,7 ribu komentar.
Melansir Kompas.com, Pak Arib mengaku sengaja membagikan video pengajaran secara gratis, baik melalui media sosial maupun kanal YouTubenya guna membantu siswa yang kesulitan memahami pelajaran.
Terlebih, adanya pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 ini, membuat sejumlah siswa kesulitan dalam belajar.
"Saya tidak tahu (viral), saya hanya ngajar-ngajar aja. Dalam pikiran saya, banyak sekali problem saat (belajar) daring, siswa-siwa banyak yang kurang paham pelajaran. Alangkah baiknya kita memberi mereka pengajaran gratis," kata Pak Arib, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (25/1/2022).
Baca: Viral Uniknya Acara Pernikahan bak Pameran Seni, Habiskan Dana Kurang dari Rp500 Juta
Pak Arib mengatakan, keeharianya hanyalah mengajar di tempat privat yang telah ia dirikan sejak 1996 bernama Arib Privat.
Ia mengaku tak pernah mengajar di sekolah, lantaran dirinya lebih memberikan arti dalam hidupnya dan bisa memperluas silaturahmi.
Sementara itu, di Arib Privat, ia mengajar 7 pelajaran dengan bidang keilmuan berbeda sekaligus.
Pelajaran tersebut termasuk fisika, kimia, matematika, akuntansi, geografi, bahasa Inggris, dan sejarah.
Menurut Pak Arib, ia diberi anugerah untuk mudah dalam memahami semua yang dibacanya.
Tak heran jika ia dapat mengajat berbagai bidang ilmu pengetahuan.
"Saya itu kayak diberi kemampuan, jadi pas baca, langsung dapet, kadang sesuatu saya baca ulang-ulang langsung lengket," jelas dia.
Meski begitu, dibutuhkan perjuangan dam pengalaman yang tidak sedikit untuk memberi pemahaman kepada orang lain.
Pak Arib mengaku, sejak ia duduk di bangku SD, dirinya telah mengikuti kursus atau privat di luar sekolah.
Bahkan, saat di SMA, ia juga sempat memberi les anak SD dan SMP untuk membantu orang tuanya.
Baca: Viral Video Truk Tangki Bergerak Sendiri tanpa Sopir hingga Menabrak 5 Kios dan Terbakar
"Sambil sekolah SMA, saya juga memberikan privat kepada anak SD dan SMP karena keadaan orang tua terbatas," ujarnya.
"Jadi kalau ditotal sejak SMA sudah 35 tahun memberi privat, kalau di Arab Privat sekitar 25 tahun," imbuhnya.
Selain itu, Pak Arib juga terkadang memberi privat secara cuma-cuma apabila siswa yang diajarkan kurang mampu.
Sementara di masa pandemi Covid-19, Pak Arib pun memberlakukan privat daring guna mencegah penularan dan memathui aturan pemerintah.
Meski begitu, ia mengaku tak menemui banyak kesulitaan saat mengajar secara daring.
Pak Arib turut berpesan kepada Generasi Z yang tidak bisa lepas dari ponsel, agar dapat memanfaatkan dan memaksimalkannya dengan hal-hal positif.
"Main game tidak apa-apa, anak saya juga gamer, tapi harus bisa bagi waktu. Di gawai juga banyak sekali hal-hal positif yang bisa dimanfaatkan, misalnya untuk belajar online," pungkasnya.
Baca: Viral Pria di Aceh Mengaku sebagai Imam Mahdi, Perilaku Berubah Usai Ikut Pengajian di Pedalaman
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)