TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penduduk Tonga dilaporkan sempat menjadi tuli ketika ketika Gunung Hunga Tonga-Hunga Ha'apai meletus hebat pada hari Sabtu, (15/1/2022).
Ketika bencana itu terjadi penduduk hanya bisa melambaikan tangan kepada orang-orang terdekat agar bersama-sama menyelamatkan diri.
"Saat letusan pertama ... telinga kami berdenging dan kami bahkan tidak bisa mendengar satu sama lain, jadi yang kami lakukan adalah menunjuk anggota keluarga kami agar bangun, dan bersiap menyelamatkan diri," kata seorang wartawan setempat, Marian Kupu, yang menjadi salah satu saksi peristiwa itu, dikutip dari Reuters, (20/1/2022).
"Kami mengungsi dan saat itu kami, semua keluarga kami, baru saja berlari menjauhi area Kolovai, karena Kolovai tepat berada di sisi pantai," kata dia menjelaskan.
Letusan besar itu kemudian memicu gelombang tsunami berketinggian sekitar 15 meter.
Gelombang itu menyapu pantai Tonga dan membuat desa-desa rusak parah.
Baca: Kepulauan Tonga Dilaporkan Alami Kerusakan Parah akibat Tsunami
Baca: Gunung Berapi di Tonga Meletus Dahsyat, Picu Tsunami yang Dilaporkan Mencapai Pantai Barat AS
Setidaknya ada tiga orang yang dilaporkan tewas akibat bencana besar itu.
Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard milik NASA mengatakan kekuatan letusan tersebut setara 5 hingga 10 megaton TNT.
Jumlah itu setara dengan 500 kali kekuatan bom atom yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat di Hiroshima pada penghujung Perang Dunia II.
Tsunami dilaporkan merusak komunikasi antara Tonga dan dunia luar.
Bahkan, hingga saat ini hanya sebagian saja yang sudah pulih.
Letusan juga dilaporkan membuat Tonga diliputi dengan debu vulkanik yang mencemari pasokan air minum.
"Debu ada atap rumah, pohon, dan di semua tempat," kata Kupu.
Baca: Gunung Hunga Tonga–Hunga Haapai
Kupu mengatakan penduduk Tonga bisa bertahan beberapa minggu ke depan dengan pasokan makanan yang saat ini tersedia.
Kendati demikian, dia mengatakan kondisi air minum di sana memprihatinkan.
Sementara itu, aliran listrik dan penerangan belum sepenuhnya pulih.
Terkadang listrik juga padam kembali selama beberapa jam, bahkan berhari-hari.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lainnya tentang Tonga di sini